KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

Kecewa Dengan Putusan KPU, Pendukung FAS Blokir Jalan Trans Sulawesi

Reporter:

Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 05 Juli 2018 18:04
Kecewa Dengan Putusan KPU, Pendukung FAS Blokir Jalan Trans Sulawesi

Poros Makasaar-Parepare lumpuh. Pendukung FAS membakar ban, Kamis (5/7). Foto: (ist)

Macetkan Hingga 3 Jam

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parepare menetapkan pasangan calon nomor urut 1, Taufan Pawe- Pangerang Rahim (TP) unggul berdasarkan hasil pemungutan suara di Pilkada Parepare.

Dalam pleno rekapitulasi perhitungan suara dan penetapan hasil Pilgub Sulsel dan Pilkada di KPU Parepare, Rabu, (4/7), TP meraih total suara 39.966 (51,2 persen), sementara paslon 2, Faisal A Sapada-Asriady Samad (FAS) 38.108 suara (48,8 persen). Selisih 1.858 suara (2,38 persen).

Dengan kekalah yang dialami oleh pasangan nomor urut dua, para pendukung FAS tidak menerima hal tersebut sehingga melakukan pemblokiran Trans Sulawesi, tepatnya di perbatasan Barru-Parepare, Kamis (4/7).

Aksi itu ditengarai ekspresi kekecewaan massa atas Pilwalkot Parepare yang disebut sarat pelbagai kecurangan.

Ratusan warga dari ragam elemen memadati area sekitaran gapura batas kota, sejak pukul 14.00 wita dan menyebabkan kemacetan panjang dari arah Makassar. Mereka juga membakar ban bekas dan kayu ditengah jalan, membuat kemacetan semakin parah.

“Ini aksi spontanitas dari massa yang memang tidak bisa dibendung. Tidak terkoordinir dan tidak ada orasi. Ini murni ekspresi kekecewaan atas proses demokrasi di Parepare,” urai Arsyad, salah satu warga.

Dia juga menyebut, pemblokiran dan bakar ban di Trans Sulawesi adalah bentuk penegasan dan menyampaikan pesan bahwa Pilwalkot dengan kecurangan-kecurangan yang nyata adalah hal yang tidak akan pernah diterima oleh masyarakat. “Sangat jelas gelombang dukungan untuk FAS sangat besar, namun dikalahkan dengan cara-cara keji dan licik,” tegasnya. (*)


div>