RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Keganasan Barcelona Saat Lumat PSG Tak Membekas di Kandang La Coruna

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 13 Maret 2017 11:01
Keganasan Barcelona Saat Lumat PSG Tak Membekas di Kandang La Coruna

Para pemain La Coruna merayakan kemenangan, sementara Javier Mascherano hanya tertegun. foto: afp

JAKARTA – Barcelona merasakan putaran roda pedati. Setelah sempat di atas, kini tim asuhan Luis Enrique itu tengah berada di bawah. Bagaimana tidak, usai melumat Paris Saint-Germain 6-1 pada leg kedua semifinal Liga Champions, secara mengejutkan Barcelona tumbang 1-2 di kandang Deportivo La Coruna, Minggu (12/3) malam WITA.

Kekalahan ini jelas di luar dugaan. Pasalnya, Stadion Riazor, markas La Coruna, dalam beberapa musim terakhir cukup bersahabat. Dalam 5 lawatan terakhir secara beruntun di Riazor pada ajang Divisi Primera, Barcelona selalu meraih kemenangan.

Bahkan, pada musim lalu, Blaugrana, julukan Barcelona, mampu menang dengan skor telak 8-0. Kekalahan terakhir Blaugrana di Riazor sebelum ini terjadi pada 2007-2008.

Tampil dengan komposisi pemain terbaik, minus Neymar, Barcelona sebenarnya mampu mendominasi. Penguasaan bola mereka mencapai 71%, sementara Super Depor – julukan La Coruna, hanya 29%.

Hanya saja, Barcelona sepertinya hanya bermain-main dengan bola. Buktinya, mereka hanya melepaskan 11 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Dengan penguasaan bola yang dominan, seharusnya Barcelona lebih banyak melakukan tembakan.

La Coruna sendiri bisa dibilang tampil efektif. Lebih banyak menyerang lewat serangan balik, mereka mampu melepaskan 12 tembakan dan 9 di antaranya tepat sasaran.

Super Depor lebih dahulu memimpin pada menit ke-40 lewat gol kaki kiri dari Joselu. Gol berawal dari sepak pojok dan bola liar gagal diamankan Ter Stegen. Bola terlepas dari tangkapannya dan disambar Joselu. Gol tersebut bertahan hingga turun minum.

[NEXT-RASUL]

Pada babak kedua, Barcelona langsung tancap gas. Luis Suarez berhasil menyamakan kedudukan pada menit 47 lewat tembakan kaki kanan. Setelah gol itu, Barcelona semakin liar dalam melakukan serangan.

Hanya saja, upaya Lionel Messi menambah keunggulan selalu kandas. Justru, pada menit 74, La Coruna yang berhasil unggul 2-1. Alex Bergantinos menyundul bola hasil umpan sepak pojok dari Emre Colak dan mengunjam di sisi kiri bawah gawang Barcelona yang dijaga Marc-Andre ter Stegen.

Hingga laga berakhir, skor tak berubah. Barcelona melempem di Riazor. Keganasan mereka mencetak 6 gol ke gawang PSG seolah tak membekas.

Suarez sendiri mengakui masalah yang dihadapi Barcelona pada musim ini belum hilang.

“Hanya karena menang dengan skor besar dan merupakan kemenangan bersejarah, itu tak akan menyelesaikan masalah di tim. Sebuah kekalahan tetap saja kekalahan dan itu menunjukkan kami masih banyak kekurangan,” jelas Suarez kepada BeIN Sports Spain. (jpg)

Susunan Pemain:

Deportivo La Coruna: Lux; Juanfran, Albentosa, Arribas, Navarro; Bergantinos, Borges; Gama (Kakuta 71), Fajr, Gil (Emre 62); Joselu

Pelatih: Pepe Mel

Barcelona: Ter Stegen; Sergi, Pique, Mascherano, Alba; Gomes (Rakitic 58), Busquets, Denis (Alcacer 77); Messi, Suarez, Arda (Iniesta 58)

Pelatih: Luis Enrique


div>