KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Kegiatan Kementerian Pertanian Diminta Tak Disusupi Kepentingan Politik

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Minggu , 15 April 2018 00:13
Kegiatan Kementerian Pertanian Diminta Tak Disusupi Kepentingan Politik

Ilustrasi. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Lembaga Independen Pemantau  Aparatur Penyelenggara (Lentera) Pemilu meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melakukan pengawas ketat terhadap kegiatan politik yang berkedok pelatihan dan Bimbingan Teknik ynag digelar oleh pemerintah.

Koordinator Lentera Pemilu Gunawan mengatakan ada sejumlah kegiatan yang digelar oleh Kementerian Pertanian yang dicurigai mengkampanyekan salah satu kandidat di Pemilihan Gubernur (Pilgub).

“Ada kecurigaan kami pada kegiatan Kementan, pada malam ada meteri yang sengaja membahas tentang calon Gubernur, Kita tidak bisa pungkiri kalau Pak Menteri Amran Sulaiman punya adik kandung yang ikut menjadi calon Wakil Gubernur yang berpasangan dengan Nurdin Abdullah. Kami Sangat curiga karena kegiatan ini mungkin sudah ada seratus  angkatan,”terang Gunawan.

Diketahui, Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Balai Besar Batang Kaluku menggelar sejumlah kegiatan bimbingan teknis (bimtek) komoditi kedelei, yakni di Hotel Harper Makassar 13-14 April 2018. dilanjutkan dengan Bintek komoditi Ternak Sapi di Hotel Harper 20-21 April 2018.

Memang kegiatan pada siang diisi dengan materi Muatan pengembangan pertanian dan Peternakan. Namun Lentera Pemilu menilai ada materi yang bermuatan politis pada malam hari.

“Kami berharap Kecurigaan kami ini bisa direspon oleh pihak terkait, khususnya kepada Bawaslu Sulsel. Jangan sampai kecurigaan ini benar, maka itu adalah pelanggaran pemilu yang menggunakan lembaga negara demi kepentingan calon gubernur,”kata Gunawan.


div>