SABTU , 20 OKTOBER 2018

Kehadiran Caleg Artis untuk Dongkrak Suara Partai

Reporter:

Iskanto

Editor:

Lukman

Kamis , 26 Juli 2018 16:15
Kehadiran Caleg Artis untuk Dongkrak Suara Partai

Andi Luhur Prianto

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pakar Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Prianto menyentil sejumlah Calon Legislatif (Caleg) yang hanya bermodalkan popularitas tanpa pengetahuan dan pengalaman. Dimana, kahadiran caleg ‘artis’ ini ditempatkan sebagai calon legislatif, akan tetapi sebenarnya tidak akan duduk dalam DPR atau parlemen.

“Kehadiran artis-artis di panggung legislatif saya kira sudah di tahap mencemaskan. Secara umum, mereka dihadirkan murni hanya di tampilkan sebagai vote-getter, untuk mendongkrak suara,” kata Luhur.

Ia menjelaskan kehadiran para caleg ‘artis’ ini hanya sekadar untuk menarik simpati atau memikat hati calon pemilih dan suara rakyat dalam pemilihan umum. Bukan caleg yang memang punya potensi dan pengalaman sebagai bagian dari kaderisasi partai politik.

“Sepertinya sudah terjadi relasi industrial eksploitatif antara partai politik dan artis-artis itu. Artis ini hanya mengandalkan popularitas dan citra diri, tanpa mengikuti kaderisasi politik yang berjenjang untuk fungsi-fungsi representasi ketika terpilih. Meskipun ini tdk berlaku secara keseluruhan,” paparnya.

Pertimbangannya, kata Luhur, murni karena pragmatisme elektoral. Yakni untuk menaikkan dukungan suara partai dan menembus batas parliamentary treshold. “Kedepan, saya kira perlu ada persyaratan regulasi bagi partai politik untuk mengendorse caleg. Tidak bisa juga hanya karena pertimbangan pragmatis seperti itu,” tandasnya. (*)


div>