SENIN , 11 DESEMBER 2017

Kejaksaan Usut Distribusi Rastra

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 10 Oktober 2017 12:00
Kejaksaan Usut Distribusi Rastra

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kejaksaan Negeri Makassar Cabang (Cabjari) Pelabuhan akan mengusut penyaluran program bantuan, Beras Pra Sejahtera (Rastra) dan gula pasir gratis di Pulau Kodingareng, Kelurahan Kodingareng, Kecamatan Sangkarrang, Makassar.

Penyaluran ini merupakan bantuan kerjasama Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Badan Usaha Logistik (Bulog), yang disalurkan melalui Dinas Sosial Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk dibagikan ke warga di tiap Kelurahan.

Beras Rastra tersebut dibagikan untuk tiap Kepala Keluarga (KK) sebanyak 10 kilogram, yang dikemas dalam kantong beras 5 kilogram. Sedangkan gula pasirnya seberat 2 kilogram.

Cabjari pelabuhan menduga, ada penyimpangan dalam penyaluran beras Rastra dan gula pasir tersebut. “Kami menduga ada penyimpangan dalam, pendistribusiannya. Berdasarkan¬† nformasi dari masyarakat,” ujar Kepala Cabjari Pelabuhan Makassar, Andi Irfan, Senin (9/10) kemarin.

Dia menduga penyaluran beras Rastra dan gula pasir ada yang tidak disalurkan secara merata ke masyarakat. Bahkan ada juga wilayah kelurahan yang telah beberapa bulan tidak mendapatkan pembagian beras Rastra dan gula pasir gratis tersebut.

“Ada Kelurahan sejak Januari hingga Oktober ini. Baru menerima dua kali, itu pun jatah beras dan gulanya tidak sesuai dengan data warga penerima,” tandasnya.

Padahal kata Irfan, seharusnya jumlah beras dan gula tersebut, yang diserahkan ke tiap Kelurahan harus sesuai dengan data warga penerima. Ironisnya lagi menurut Irfan, kemasan plastik beras Rastra dan gula pasir tersebut tidak dicantumkan lebel tanggal kadaluarsa.


div>