SENIN , 22 OKTOBER 2018

Kejam! Bayi 14 Bulan Tewas Dianiaya Ibu Kandung

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 06 Februari 2018 14:30
Kejam! Bayi 14 Bulan Tewas Dianiaya Ibu Kandung

Hilman (23) keluarga korban, menunjukan foto bayi 14 bulan bernama Winda Wulansari, Minggu (4/1). (Raiza/Radar Bekasi/JawaPos.com)

BEKASI, RAKYATSULSEL.COM – Winda Wulansari, bayi berusia 14 bulan meninggal dunia di tangan ibu kandungnya sendiri, Siti Khanifah (28). Keluarga bayi malang itu tinggal mengontrak di Gang Plesbisit RT: 01/04, No 61, Kelurahan Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Peristiwa tersebut menggegerkan warga, Minggu (4/2) sekitar pukul 06.00. Bocah malang itu ditemukan sudah tewas dengan banyak luka lebam di sekujur tubuhnya. Keluarga korban, Hilman (23) mengungkapkan, korban memang tinggal bersama ibunya.

“Suaminya kerja, kalau siang itu di rumah bersama anaknya,” katanya. Bayi tersebut memang sudah beberapa kali pindah tempat tinggal. Bayi sempat tinggal bersama almarhum neneknya sekitar sepuluh bulan sampai Desember 2017.

“Dulu waktu tinggal sama neneknya bersih, tidak ada bekas luka,” ujarnya.

Dia tidak tahu secara pasti apakah pelaku melakukan kekerasan kepada korban. Karena dia pun bekerja di siang hari. Menurut dia, tetangga yang lebih mengetahui hal tersebut.

Tetangga korban, Siti Khadijah (38) mengaku sering mendengar ibu korban marah kepada anaknya. Suara pukulan pun sering didengarnya. “Kalau makan juga dipaksa. Kalau enggak mau dipukul. Kalau sakit sering dikerokin pakai uang logam Rp 500-an,” katanya.

Dia menceritakan, sebelum meninggal korban sempat sakit muntah-muntah. Setelah sembuh, korban mengalami gangguan pencernaan. “Kasar, kalau sakit enggak mau makan dijejelin gitu,” ungkapnya.

Diduga pelaku sempat menelepon suaminya yang tengah bekerja sebelum anaknya meninggal. “Anak lu mau mampus gini, lu malah main-main. Lu enggak mau lihat anak lagi,” kata dia menirukan perkataan ibu korban yang sedang menghubungi suaminya.

Tetangga lainnya, Marino (50) mengaku melihat adanya luka lebam di sekujur tubuh korban yang diduga akibat dianiaya ibunya sendiri. “Pas saya lihat jenazahnya ada luka lebam, biru–biru gitu badannya. Ada di wajah, mulut, jidat, badan, punggung sama di paha biru semua,” katanya.

Komisioner KPAI Kota Bekasi, Sopar mengatakan, pihaknya berencana melakukan pendampingan kepada korban. “Kita akan berkordinasi dengan kepolisian,” ucapnya di rumah korban.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan adanya bayi meninggal yang diduga dianiaya ibu kandungnya sendiri.

“Iya betul, masih pemeriksaan ya,” katanya.

Korban dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan visum. Sementara itu, ibu korban masih diperiksa di Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ibu dan ayah korban sering bertengkar sampai mengeluarkan kata kasar. Korban juga kerap mendapatkan perlakuan kasar dari ibunya. Selain itu, ibu korban memang dikenal galak.

(yuz/jpg/JPC)


div>