KAMIS , 14 DESEMBER 2017

Kejar Target Pajak, Menkeu Pastikan Tak Buat Resah Masyarakat

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Selasa , 31 Oktober 2017 19:59
Kejar Target Pajak, Menkeu Pastikan Tak Buat Resah Masyarakat

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari ini melakukan rapat pimpinan dengan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Rapat itu dilakukan dalam rangka memberi arahan dalam mengejar setoran pajak yang tinggal menyisakan dua bulan lagi.

Seperti diketahui, penerimaan pajak hingga September 2017 tercatat baru tercapai sebesar Rp 770,7 triliun. Sementara itu, dalam APBNP 2017 target pajak ditetapkan sebesar Rp 1.283,6 triliun.

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, menjelaskan jika saat ini seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) akan mengerahkan tenaga penuh dalam mengejar target setoran pajak. Dia menjanjikan upaya itu tak akan meresahkan masyarakat.

“Hanya bisa dilakukan kalau data-datanya bagus, pendekatannya profesional. Sehingga wajib pajak itu memahami kalau ada data dan bukti yang bagus, mereka akan memahami kewajiban pembayaran pajaknya,” katanya di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (31/10).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika dampak dari program pengampunan pajak atau tax amnesty masih begitu kental terasa terhadap penerimaan negara. Selain itu, Ani juga mengklaim jika pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini mengalami perbaikan yang disebabkan oleh perbaikan dari penerimaan pajak.

“Secara umum, pengaruh tax amnesty masih terasa sekali, sehingga targetnya mesti diteliti lagi. Penerimaan pajak tanpa tax amnesty kalau dibersihkan tanpa tax amnesty sebetulnya pertumbuhannya baik. Ekonomi menunjukkan tren yang positif, ekspor mulai pick up. Itu mulai ditunjukkan di beberapa KPP, mereka mendapatkan penerimaan yang meningkat,” jelas dia.

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga mengaku tak memiliki strategi khusus dalam mengejar target penerimaan pajak hingga akhir tahun. “Enggak ada strategi khusus, kami tetap melakukan dari sisi database, pengumpulan, inteligent yang bisa di share diantara semua KPP,” pungkasnya. (cr4/JPC)


div>