MINGGU , 27 MEI 2018

Kejari Maros Warning Kontraktor Yang Belum Rampungkan Pekerjaannya

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 13 Desember 2017 20:15
Kejari Maros Warning Kontraktor Yang Belum Rampungkan Pekerjaannya

Kantor Kejari Maros

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Menjelang akhir tahun, Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros mewarning para pekerja proyek atau kontraktor untuk merampungkan pekerjaannya.

Kajari Maros, Eko Suwarni mengaku mewarning agar semua kontraktor bisa menyelesaikan pengerjaannya sampai batas waktu atau 16 Desember.

“Jika ada yang belum rampung hingga 16 Desember maka akan dikenakan denda. Yang dibayar yang hanya sesuai progres yang dikerjakan,” kata Eko, Rabu (13/12).

Eko pun mengatakan dari pengawasannya ada proyek yang terancam dikenakan denda karena belum merampungkan pengerjaannya. “Untuk di gedung kantor A dan B yang ada di lingkup kantor Bupati Maros itu sepertinya tidak rampung hingga 16 Desember. Sehingga akan dikenakan denda,” ujarnya.

Bagi yang tidak bisa merampungkan pengerjannya kata dia, selain dikenakan denda juga hanya dibayarkan berdasarkan progresnya. “Dia hanya dibayarkan sesuai progres,” sebutnya.

Eko menilai adanya sejumlah proyek molor dikarenajan perencanaan itu tidak matang. “Ada beberapa proyek yang tidak matang. Karena saat diperjalanan proyek itu ada perubahan-perubahan, makanya molor,” ungkapnya.

Olehnya itu Eko mengaku untuk tahun depan betul-betul akan melakukan pengawasan. “Saya tidak mau tahu, perencanaan harus betul-betul matang dan pengawasan betul-betul harus ada. Jadi 2018 kita akan melakukan pengawalan sosialisasi dini. Mulai perencanaan pembangunan, pembentukan panitia sampai pelaksanaan atau ada surat tugas melaksanakan pembangunan. Itu akan kita kawal,” tegasnya.

Tidak hanya itu, kata dia, pihaknya akan mengundang seluruh SKPD, kontraktor, pengawas, KPPA dan KPA untuk diberi materi agar nantinya tidak ada pekerjaan yang CCO. (*)


Tag
  • Kejari Maros
  •  
    div>