SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Kejari Rahasiakan Hasil Ekspose Pungli Pa’baeng-baeng

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 02 Agustus 2017 12:13
Kejari Rahasiakan Hasil Ekspose Pungli Pa’baeng-baeng

Kejari makassar. Ilustrasi. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar telah melakukan ekspose kasus Pungutan Liar (Pungli) lods Pasar Pa’baeng-baeng. Namun, pihak kejari masih merahasiakan hasil ekspose yang dilaksanakan.

Kepala Kejari Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo, mengatakan, pihaknya masih terus mengumpulkan serta menggali bukti-bukti baru terkait kasus tersebut.

“Ada beberapa hasil temuan terbaru tim penyidik, makanya kita langsung melakukan ekspose,” ujar Dicky diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (2/8).

Ia mengungkapkan, ekspose tersebut sifatnya tertutup dan rahasia. Olehnya itu, hanya beberapa orang tim jaksa yang ditunjuk menangani kasus itu, yang bisa mengikuti ekspose. Termasuk para pejabat dan kepala seksi di lingkup Kejari Makassar.

“Ada beberapa poin penting yang dibahas dalam ekspos kasus tersebut,” imbuhnya.

Salah satunya, kata Dicky, yaitu adanya fakta baru yang ditemukan tim penyidik. Serta, dikuatkan dengan bukti dan fakta yang terungkap dalam persidangan, dengan terdakwa mantan Kepala Pasar Pa’baeng-baeng, Laisa A Mangong, beberapa waktu lalu.

Hanya, Dicky enggan membeberkan, apa-apa saja fakta baru yang ditemukan oleh tim penyidik. Dia berdalih, fakta baru tersebut akan dijadikan bukti tambahan dalam penanganan kasus tersebut nantinya.

[NEXT-RASUL]

“Ini masih sifatnya rahasia, belum bisa dulu kita ungkap apa hasil temuan kami,” kilah Dicky.

Ia berdalih, nanti setelah ada tersangkanya, baru bisa diekspose ke publik. Dicky menjamin, pihaknya akan bersikap profesional dan proporsional dalam menangani kasus ini. Siapa saja yang terbukti terlibat, berdasarkan minimal dua alat bukti yang cukup, maka tidak akan segan-segan dijadikan tersangka.

“Siapa saja yang ada kaitannya dalam kasus ini, bisa saja berpotensi jadi tersangka. Asal alat buktinya cukup dan terpenuhi,” pungkasnya. (***)


div>