JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Kejari Selamatkan Uang Negara Rp2,3 Miliar

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 10 Mei 2017 11:09
Kejari Selamatkan Uang Negara Rp2,3 Miliar

Ilustrasi Kantor Kejaksaan Negeri Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Makassar berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara dari hasil korupsi sebesar Rp2,3 miliar.

Penyelamatan uang negara dilakukan melalui penyitaan dan eksekusi kerugian negara dari tiga kasus yang ditangani selama periode Januari hingga April 2017.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari, Alham mengatakan, jumlah uang negara yang dikorupsi dari tiga terdakwa dalam berbagai kasus sebagian sudah diserahkan ke negara.

“Untuk kasus proyek pengadaan brosur di Infokom Kota Makassar pengembalian kerugian negaranya Rp 729 juta. Namun ada dua terdakwa didenda yaitu Jonh S De Fretes Rp 50 juta dan Ismunandar (Mantan Kadis Kominfo Kota Makassar) Rp 50 juta,” kata Alham diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (10/5).

Ia melanjutkan, terkait kasus pengadaan brosur Dinas Kominfo Kota Makassar sudah berkekuatan hukum tetap. Kedua terdakwa divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Makassar beberapa waktu lalu.

Selain itu, kata Alham, Kejari juga berhasil menyita uang negara dari penyalaggunaan anggaran APBD Kabupaten Toraja 2000-2003 yang menyeret nama Yohannes Ampin Sitoru. Terdakwa didenda Rp500 juta dan uang pengganti Rp895 juta.

“Masih ada dua lagi kasus yang berhasil disita kerugian negara tapi masih proses penuntutan,” ungkap Alham.

[NEXT-RASUL]

Kedua perkara yang dimaksud adalah kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Makassar yang menyeret Mantan Kepsek terdakwa Muh Yusran dan pungli di SMAN 1 Makassar dengan terdakwa Abd Hajar.

“Dari dua terdakwa itu, kami menyelematkan kerugian negara Rp80 juta, Rp70 juta dari terdakwa Muh Yusran, dan Rp10 juta dari terdakwa Abd Hajar. Kasus kedua terdakwa itu masih tahap penuntutan,” beber Alham. (***)


div>