MINGGU , 20 MEI 2018

Kejati Bidik Tersangka Baru APBD Sulbar

Reporter:

Irsal

Editor:

asharabdullah

Kamis , 01 Februari 2018 12:00
Kejati Bidik Tersangka Baru APBD Sulbar

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim penyidik kembali mengembangkan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulbar tahun 2016 untuk menelusuri adanya dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Penyidikan tersebut dilakukan setelah tim penyidik melakukan pengembangan, dan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut dalam penyidikan sebelumnya.

Ada sejumlah nama lain yang dinilai serta diduga memiliki keterkaitan dan peranan dalam kasus dugaan penyimpangan dana APBD Prov Sulbar, sebesar Rp360 miliar tahun 2016.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin menuturkan, saat ini tim penyidik masih terus melakukan pengembangan. “Penyidik kemungkinan akan mendalami kembali kasus ini,” ujar Salahuddin, Rabu (31/1) kemarin.

Salahuddin mengaku, penyidik tidak akan berhenti pada empat orang tersangka sebelumnya yang kini tengah berproses ditahap perampungan berkas perkara.
Tidak menutup kemungkinan, akan ada tersangka lagi yang akan disasar untuk dimintai pertanggung jawabannya secara hukum.

Penyidik Kejati Sulsel sebelumnya telah menetapkan empat orang tersangka. Yakni Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara, Wakil Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan, Wakil Ketua DPRD Sulbar Harun dan Wakil Ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya.

Diketahui, sejumlah anggota DPRD Sulbar diduga menyepakati pokok-pokok pikirannya sendiri. Dalam anggaran APBD Sulbar tahun 2016, sebesar Rp360 miliar untuk dibagi-bagikan kepada 45 anggota dewan. (*)

 


div>