RABU , 15 AGUSTUS 2018

Kejati Dalami Kasus Pengadaan 18 Gardu Induk PLN

Reporter:

Editor:

hur

Sabtu , 09 April 2016 08:45

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim penyelidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar hingga saat ini terus mengumpulkan data dan keterangan dari sejumlah saksi-saksi guna mengungkap kasus dugaan korupsi pada pembangunan 18 gardu induk PT PLN di seluruh Sulawesi Selatan. Proyek itu dikerjakan oleh induk pembangkit dan jaringan PT PLN di unit induk pembangunan 13 Sulawesi Selatan.

“Itu (kasus) baru. Kami sedang mengumpulkan informasi untuk dilakukan pendalaman,” ujar Salahuddin selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati Sulselbar.

Sementara itu, dalam sepekan ini tim penyelidik Kejati Sulselbar telah memeriksa sejumlah saksi, namun pihaknya tidak ingin menyebutkan siapa-siapa saja dimintai keterangan dikarenana belum bisa mengespose perkara tersebut ke publik,” status kasus itu masih dalam tahap pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan,” katanya.

Selain itu, disinggung soal penyitaan dokumen pembangunan 18 gardu induk pikahnya belum mengetahui jelas. “Masalah dokumen, saya belum tahu persis. Jika memang ada, itu juga bersifat rahasia kan itu materi intinya para tim penyelidik dan kami saat ini masi mengumpulkan informasi dan referensi untuk kelanjutanya,” tambahnya.

Pada pembangunan 18 Gardu PLN tersebut, yang dianggarkan pada tahun 2012-2013, yang menggunakan uang negara diperkiraan mencapai milyaran rupiah, namun pihak Kejati engga membeberkan secara jumlahnya. “Saat ini kami masih menelusurinya,” ungkapnya.


div>