SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Kejati Kumpulkan Bukti Kasus Underpass

Reporter:

Irsal

Editor:

Ridwan Lallo

Jumat , 02 Februari 2018 23:20
Kejati Kumpulkan Bukti Kasus Underpass

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mulai mengumpulkan bukti dalam kasus dugaan korupsi proyek Jalan Simpang Lima Underpass Mandai-Perintis.

Terbaru, penyidik melakukan peninjauan langsung di lokasi proyek tersebut, tepatnya di Kecamatan Biringkanaya. Peninjauan itu juga melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin, membenarkan jika pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan tersebut. Peninjauan itu, kata dia, guna mengumpulkan bukti serta fakta terkait penanganan penyidikan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan pembangunan jalan underpass simpang lima itu.

“Baru-baru ini tim memang telah melakukan peninjauan lapangan. Bersama pihak dari BPN, camat dan juga lurah setempat,” beber Salahuddin, Jumat (2/2).

Tujuan peninjauan itu, kata Salahuddin untuk memastikan, dimana saja titik tanah yang telah dibebaskan dan yang diduga sebagai lokasi yang telah salah bayar. Serta berapa luas lahan yang diduga serta dianggap salah bayar tersebut.

“Tujuannya untuk memastikan serta menemukan bukti, dimana letak permasalahan dan penyimpangan yang terjadi di dalam kasus ini. Juga untuk menemukan tersangka,” jelas Salahuddin.

Diketahui pembebasan lahan pada proyek tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dari Kemenetrian Pekerjaan Umum melalui Balai Jalan Metropolitan Makassar (BJMM), sebesar Rp10 miliar. Kemudian didalam perjalanan, diduga adannya indikasi salah bayar Rp3 miliar. (*)


div>