SELASA , 23 OKTOBER 2018

Kejati Periksa Tiga Petinggi LPDB RI

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 08 Desember 2016 12:16
Kejati Periksa Tiga Petinggi LPDB RI

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik tindak Pidana Kusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar memeriksa tiga petinggi Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) RI di kantor Kejati Sulselbar, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (7/12).

Ketiga orang tersebut adalah Mantan Kepala Divisi Bisnis II, Yayat Sypriatna, Direktur Bisnis, Warsidanarto, dan Kepala Divisi Manajemen Resiko, M Arie Yuwidharno.

Mereka diperiksa terkait kasus dugaan Korupsi Pengelolaan Bantuan Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PDB-UMKM) Kementerian Koperasi RI, melalui LPDB, tahun 2012 lalu di wilayah hukum Kejati Sulselbar.

“Mereka diambil keterangan mengenai kasus dugaan korupsi koperasi yang saat ini sudah tahap penyidikan,” kata Salahuddin, Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati Sulselbar diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (8/12).

Pemanggilan ketiganya sebagai bentuk pengembangan terhadap seluruh koperasi yang mendapatkan bantuan. Dalam kasus ini, penyidik masih memburu pihak pihaknya yang paling bertanggungjawab atas bantuan terhadap puluhan koperasi bermasalah.

“Kan kasus ini masih terus diselidiki, jadi kita terus melakukan pemanggilan terhadap orang yang diduga mengetahui kasus ini,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, Kejaksaan telah menetapakan beberapa tersangaka mereka adalah Kepala Koperasi Niaga Syariah, Andi Baso Abdullah beserta stafnya Andi Farihuddin, Mantan pegawai LPDB Yudo Bahari, Kepala Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Citra Niaga Iqbal, Kepala KSP Mitra Niaga Thamrin, Kepala KSP Amar Sejatera Nurhayati, Kepala KSP Dunta, Kepala Koperasi Mitra Mandiri Rukman Rasyid.

Dalam kasus ini, terdapat empat tersangka sudah diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, diantaranya Kepala Koperasi Arta Niaga Surya Razak yang diduga merugikan negera hingga Rp 8 miliar, Bendarahara Koperasi Multi Guna, Aswin Akib, Kepala Koperasi Swadana Gemawan, dan Kepala KSP Dunta Mandiri Andi Marwan. (***)


div>