JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Kejati Periksa Ulang 25 Pejabat Sulbar

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 09 September 2017 13:30
Kejati Periksa Ulang 25 Pejabat Sulbar

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar kembali melakukan pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi penyimpangan penggunaan dana Aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (8/9) kemarin.

Kali ini, sebanyak 25 oknum pejabat termasuk Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju Sulbar diperiksa dalam kasus yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sulbar, tahun 2016 ini.

“Ini merupakan pemeriksaan lanjutan yang kemarin. Karena kemarin 25 orang ini belum rampung pemeriksaannya,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin.

Pada pemeriksaan, Kamis (7/9), lanjut Salahuddin, jumlah saksi yang diperiksa sebanyak 25 orang namun tidak sempat rampung karena keterbatasan waktu.

“Makanya mereka kembali kita minta hadir hari ini untuk menjalani pemeriksaan lanjutan yang kemarin,” pungkasnya.

Salahuddin mengungkap, ada sekitar puluhan pertanyaan yang dicecarkan penyidik seputar penggunaan anggaran Aspirasi, tahun 2016 yang mengalir di tiap-tiap instansi lingkup Pemprov Sulbar.

Hanya saja, Salahuddin enggan merinci proyek dan pengadaan apa saja yang termasuk dalam anggaran Aspirasi tersebut. Ia juga mengaku belum mengetahui secara pasti berapa besaran anggaran aspirasi DPRD Sulbar, yang digunakan dalam kasus tersebut.


div>