SABTU , 15 DESEMBER 2018

Kejati Tagih Hasil Pengukuran Lahan Bandara

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 05 Desember 2016 11:11
Kejati Tagih Hasil Pengukuran Lahan Bandara

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. foto: rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar hingga kini masih menunggu hasil audit tim ahli dalam kasus dugaan korupsi proyek perluasan Bandara Internasional, Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros.

“Hasilnya belum keluar, kami saat ini masih menunggu hasil audit tersebut,” kata Salahuddin, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar diberitakan Rakyat Sulsel, Senin (5/12).

Saat ini, kata Salahuddin, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim ahli. Baru-baru ini, penyidik menyerahkan peta lahan yang dibebaskan pada proyek tersebut. Peta itu untuk memudahkan tim ahli untuk membandingkan lahan yang dibebaskan dan yang rencana dibebaskan.

Setelah penyerahan peta perluasan bandara tersebut, pihaknya mengaharapkan hasilnya bisa segera diketuahui.

“Pastinya kami mengingkan secepatnya, kasus tersebut bisa cepat selesai. Tapi biarkanlah tim mereka (Audit) bekerja dengan baik,” ujarnya.

Dalam kasus ini, lanjut Salahuddin, penyidik melakukan pengukuran ulang karena curiga lahan yang dibebaskan tidak sesuai dengan perencanaan.

Pihak PT Angkasa Pura I sebelumnya hanya merencanakan pembebasan seluas 44 hektare. Namun, yang terjadi pada saat pembebasan berubah menjadi 60 hektare. Terjadi kelebihan 16 hektare.

“Inilah yang kami kami cari apakah luas tersebut sudah sesuai 60 hektar atau tidak,” ungkapnya. (***)


div>