SABTU , 20 OKTOBER 2018

Kejuaran Daihatsu Astec Open 2018 Gali Potensi Usia Dini

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Lukman

Selasa , 06 Maret 2018 23:30
Kejuaran Daihatsu Astec Open 2018 Gali Potensi Usia Dini

Ketua PBSI Sulsel, Devo Khaddafi, saat melakukan jumpa pers terkait Kejuaran Daihatsu Astec Open 2018 di Warkop Legacy, jl. Onta Lama, Selasa (6/3).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulsel, kembali ditunjuk sebagai Kejuaran Daihatsu Astec Open 2018 yang akan berlansung pada 3-7 April mendatang di gor Dafest Daya.

Kejuaran ini sudah ketiga kalinya, PBSI Sulsel menjadi tuan rumah, semenjak Kejuaran Daihatsu Astec Open tahun 2016 lalu dan ini membuat bangga PBSI merasa bangga.

“Sebenarnya kita tidak mau menjadi tuan rumah, karena Manado meminta, apalagi kita sudah dua tahun berturut-turut menjadi tuan rumah. Tapi pada bulan Januari panita pusat langsung menjuk Sulsel menjadi tuang rumah lagi,” kata Ketua PBSI Sulsel, Devo Khaddafi, saat melakukan jumpa pers di Warkop Legacy, jl. Onta Lama, Selasa (6/3).

Dirinya melanjutkan, dalam kejuaran Daihatsu Astec Open 2018, yang menariknya karena ada peserta usia dini, dibanding kejuaraan yang sebelumnya. Dan para peserta menurutnya harus mendaftar melalui online.

“Yang menariknya tahun ini karena ada usia dini, yang dibawah umur 11 tahun dan kita tidak batasi hingga berapa,” ucapnya.

Selain usia dini, kejuaran Daihatsu Astec Open 2018 ini akan diikuti anak-anak, pemula, remaja putera putri dan ganda vetera total usia 90 tahun.

Dalam Kejuaran Daihatsu Astec Open 2018 PBSI Sulsel, menargetkan hingga 700 peserta yang meliputi wilayah Indonesia Timur. Bahkan dalam pendaftran menurut Devo, hingga saat ini sudah mencapai 50 orang.

“Pendaftaran kita sudah buka sejak dua hari lalu dan saat ini sudah ada 50 pendaftar. Dan kita tutup pada tanggal 27 Maret dengan menargetkan 600 hingga 700 peserta,” lanjutnya.

Adanya usia dini, Devo mengharapkan bisa diikuti ratusan peserta, karena Bulutangkis saat ini telah menjadi ekstrakulikuler di Sekolah Dasar (SD). “Dengan adanya usia dini, kita harapkan banyak yang ikut, karena permainan bulutangkis sudah masuk dalam estrakulikuler,” tuturnya.

Devo mengungkapkan, jika kejuaraan Daihatsu Astec Open 2018 akan memperebutkan total hadiah hingga Rp 75 juta dan ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. “Tahun sebelumnya hanya Rp 70 juta, sementar tahun ini Rp 75 juta,” lanjutnya.

Dalam kejuaran ini juga telah usai di Bandung dan Bali. Selanjutnya Makassar dan disusul Yogyakarta, Pontianak, Batam, Padang, Banjarmansin, Manado dan finalnya akan berlangsung di Jakarta pada Desember mendatang. (*)


div>