SENIN , 20 NOVEMBER 2017

Keluarga Rezky Cabut Laporan Kepolisian dan Tolak Otopsi

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 08 Juni 2016 20:56
Keluarga Rezky Cabut Laporan Kepolisian dan Tolak Otopsi

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kematian Rezky Evienia Syamsul (22), mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang meninggal usai mengikuti pendidikan dan latihan dasar Tim Bantuan Medis (TBM) di Malino Kabupaten Gowa, masih menyisahkan tanda tanya.

Kakak korban, Asriadi, mengakui, kematian korban sangat tidak wajar. Di sekujur tubuhnya terdapat luka-luka lebam. Apalagi, dokter mengakatakan, tidak sadarnya Rezky karena pendarahan otak, diduga akibat benda tumpul yang menghantam kepalanya.

Meski demikian keluarga korban secara resmi mencabut laporan kepolisian di Polda Sulsel, terkait dugaan pembunuhan dan penganiayaan yang dialami korban hingga meninggal.

Saat ditanya alasannya mencabut laporan kasus tersebut di Mapolda, kakak korban, Asriadi, menyebutkan, jika keluarganya menolak otopsi yang merupakan prosedur kepolisian.

“Iya benar, laporanya sudah saya cabut karena keluarga menolak otopsi,” jelas, Rabu (8/6). (***)

 


div>