Kemarau, Produksi Padi Justru Tumbuh Drastis

PADI. Seorang petani padi melaksanakan aktivitasnya, belum lama ini. Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel optimistis memenuhi target produksi tahun ini. dok rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Salah satu komoditi hortikultura, padi, mengalami pertumbuhan drastis selama musim kemarau. Bahkan, dinilai capai target hingga akhir tahun.

Kepala Bidang Produksi Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (KPTPH) Sulsel, Andi Parenrengi, mengaku, terjadi surplus pada komoditi holtikultura, padi. Bahkan, mengalami produki hingga 5,4 juta ton.

“Yang terealisasi sementara 5,4 juta ton dari target 5,7 juta ton. Ya, optimis bisa tercapai,” ujar Parenrengi, Selasa (10/10) kemarin.

Parenrengi menjelaskan, untuk meningkatkan produksi, pihaknya telah menurunkan beberapa tim dengan tujuan melakukan pengawasan dalam masa panen.

“Akhir tahun 2017 baru panen. Nanti, kita lihat bagaimana dengan produksinya. Tapi saya yakin bisa tumbuh baik,” katanya.

Parenrengi menyebutkan, dari total produksi tersebut, ada beberapa daerah berkontribusi besar. Sebut saja, Wajo 100 ribu ton dan Bone 15 ribu ton. Menurutnya, penanaman padi dimulai sejak Oktober 2016 hingga Februari 2017 lalu dengan target luad lahan sebanyak 1 juta Hektare (Ha).

“Ada bantuan pemberdaya benih, ada program mandiri benih. Nah itu semua yang menjadi program kita untuk meningkatkan populasi padi. Dan kebutuhan benih sudah capai 70 persen, nantinya pasti kita penuhi di akhir tahun 2017,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here