KAMIS , 24 MEI 2018

Kemarau Tidak Pengaruhi Produksi Pertanian

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 06 September 2012 09:34

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Jelang masuknya musim kemarau pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melakukan upaya antisipasi. Tujuannya, agar produksi pertanian dan tanaman lokal tetap bisa dipertahankan.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang menerangkan musim kemarau tahun 2012 ini tidak akan banyak berpengaruh pada produksi pertanian di Sulsel.

“Untuk tahun ini Insya Allah kita masih optimis. Soal produksi padi, saya lihat tidak banyak berpengaruh, sekarang ini sementara panen di pantai barat seperti Pinrang serta di Pangkep beberapa waktu ke depan juga akan panen,” kata Agus Rabu (5/9) kemarin.

 

Meski demikian, Wagub mengakui bahwa beberapa wilayah di Sulsel, seperti pantai barat itu memang sudah masuk musim kering. Akan tetapi sebagian lagi wilayah di pantai timur itu masih ada hujan. “Dua tahun terakhir memang anomali cuaca di Sulsel cenderung ke basah. Artinya musim hujan cenderung lebih panjang. Sekarang ini kita memang selalu mengantisipasi musim apapun, khususnya pada sektor pertanian kita,” katanya.

Lanjut Wagub, untuk antisipasi jangka panjang musim kemarau ini, seharusnya bukan hanya pada Provinsi Sulsel, tetapi secara nasional juga harus melakukan antisipasi dengan memperbaiki lingkungan. Terutama daerah-daerah yang bisa menahan air ketika musim hujan tiba.

“Musim kemarau ini pada sektor pertanian khususnya padi, kita sudah mengantisipasi. Jadi, ke depan kita akan memberikan padi yang tahan kering dengan orientasi hanya butuh sedikit air, dan sekarang itu kita sudah siapkan,” ungkapnya.

Sejauh ini, sambungnya, Sulsel telah memiliki padi ladang yang produksinya bisa menghasilkan antara lima hingga enam ton. Pengembangan jenis padi ini, kata dia akan terus didorong penggunaaannya di daerah kering.Meski penanganan musim kemarau tahun 2012 ini akan bisa diantisipasi, tetapi mulai saat ini pihak pemerintah berharap agar semua pihak bisa melakukan antisipasi musim kering yang akan terjadi pada tahun 2013 mendatang.

“Musim kemarau tahun depan harus kita antisipasi dari sekarang. Sebab anomali cuacanya lebih panjang pada kondisi kering (kemarau). Kalau untuk tahun ini, saya yakin kita masih bisa mengatasinya karena sudah masuk bulan September. Biasanya kalau bulan-bulan 11 itu sudah mulai hujan kembali,” jelasnya. (RS13/her/C)


Tag
div>