KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Kemendag Gelar Pasar Murah di Makassar

Reporter:

Alief

Editor:

asharabdullah

Kamis , 07 Juni 2018 14:15
Kemendag Gelar Pasar Murah di Makassar

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar pasar murah di Kota Makassar yang di pusatkan di SMK 5 Makassar, Jalan Sunu, Kamis (7/6). Foto: Alief/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar pasar murah di Kota Makassar yang di pusatkan di SMK 5 Makassar, Jalan Sunu, Kamis (7/6).

Ratusan warga dari berbagai kecamatan di Kota Makassar antusias mengikuti pasar murah yang turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, Rudianto Lallo.

Kepala Pusat Pengkajian Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Sri Nastiti kepada awak media mengatakan bahwa pihaknya menggelar pasar murah sebanyak 300 titik di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah tahun ini Kementerian Perdagangan melaksanakan pasar murah sebanyak 300 titik di seluruh Indonesia, dan Makassar dapat jatah,” kata Sri Nastiti disela-sela acara.

Dia menambahkan, pihaknya sangat senang, karena respon warga Makassar sangat tinggi, meski bahan pokok yang diberikan itu dijual dengan harga yang sangat murah.

“Jadi sembako yang warga terima itu tidak gratis, mereka beli seharga 50 ribu. Tetapi dari hasil penjualan ini kita serahkan ke 4 panti asuhan yang ada di Kota Makassar,” ungkapnya.

Paket yang disiapkan Kementerian Perdagangan sebanyak 500 bingkisan, yang berisi beras, gula pasir, minyak goreng dan sirup.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada sponsor dan pihak-pihak, terutama tokoh masyarakat Pak Rudianto Lallo yang membantu pelaksanaan ini bisa berjalan lancar. Insya Allah tahun depan kita akan gelar kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Rudianto Lallo yang dimintai tanggapannya memberikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan karena meringankan beban masyarakat jelang idul fitri 1439 H.

“Saya sangat mengapresiasi, karena begitu memberikan perhatian kepada warga Makassah khusunya masyarakat yang ada di utara Kota Makassar. Kita berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya dilkasanakan tahun ini, tetapi tahun depan bisa kembali digelar untuk membantu warga yang kurang mampu,” kata Rudi. (*)


div>