MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Kemenhub Instruksikan Selesaikan Proyek KA Makassar – Parepare

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Rabu , 30 Mei 2018 10:15
Kemenhub Instruksikan Selesaikan Proyek KA Makassar – Parepare

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo saat melakukan uji coba kereta api, belum lama ini. Foto: HumasSulsel

*Sumarsono Optimis Selesai Tepat Waktu

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Proyek Kereta Api Tahap I, Makassar – Parepare tetap berlanjut. Usai dilakukan pengukuran lahan oleh tim pengukur lintasan rel Kereta Api dari Kementerian Perhubungan, maka dapat dipastikan proyek ini tetap berlanjut. Pengukuran pun dilakukan di Dusun Palisim Desa Tellumpoccoe Kecamatan Marusu, Senin (21/5) lalu.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono mengaku, bahwa kelanjutan pengerjaan proyek multi years itu dipastikan terus berlangsung berdasarkan instruksi Kementrian Perhubungan.

“Jadi tidak benar kalau ada yang mengatakan proyek ini berhenti,” kata Soni, saat dikonfirmasi, Selasa (29/5).

Ia menambahkan, saat ini dari pengerjaan 44 kilometer yang ditargetkan rampung pada Oktober mendatang, masih ada beberapa tahapan yang memerlukan penyelesaian termasuk lahan yang masih kurang.

“ini sangat tergantung dari niat Kementerian untuk menyelesaikan lahan ini,” ujarnya.

Terkait masalah informasi pada Dinas Perhubungan yang relatif sangat terbatas, sehingga sejumlah kendala selain masalah lahan juga muncul, Sumarsono mengaku belum mendapatkan informasi jelas.

Sehingga menurutnya, hal ini membuktikan bahwa pihak Kementerian Perhubungan dalam hal ini PPK KA Trans Sulawesi, tidak produktif dalam melaporkan progres pengerjaan proyek.

“Saya tidak tahu apa Dinas Perhubungan yang kurang aktif atau dari Kementeriannya yang kurang aktif. Tapi proyek ini tetap berjalan,” paparnya.

Untuk itu, Sumarsono meminta agar seluruh pemerintah daerah secara garis koordinasinya dapat membantu dengan sebaik-sebaiknya, termasuk gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

“Saya kira, kita belum banyak dapat informasi terkait langkah detail kelanjutannya, khususnya mengenai teknis dan jadwal yang lebih konkrit. Tapi saya optimis ini bisa selesai dengan tepat waktu,” ucapnya.

Sumarsono pun mengaku akan lebih all out jika masalah masyarakat, regulasi dan tata ruang itu muncul dan menghambat pengerjaan proyek KA. (*)


div>