KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

Kenakan Peci dengan Warna Berbeda, Warga Nilai FAS Tak Konsisten  

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 29 Maret 2018 18:40
Kenakan Peci dengan Warna Berbeda, Warga Nilai FAS Tak Konsisten  

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Dalam debat kandidat Pilwalkot pertama yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, di Gedung Islamic Centre, Kamis, (29/3/2018) nampak pasangan calon (paslon) Taufan-Pangerang kompak dengan pakaian kebesarannya. Pakaian kemeja putih, celana kain hitam, dengan peci hitam bertuliskan akronim yang menjadi slogan keduanya.

Berbeda dengan rivalnya, paslon Faisal-Asriadi (FAS) yang mengenakan peci dengan warna berbeda. Faisal dengan warna kebesarannya Merah, sementara Asriadi menggunakan peci warna Hitam.

Pemandangan ini nampak berbeda dengan beberapa moment sebelumnya. Seperti pada pelaksanaan Kampanye Pilkada Damai perdana yang digelar KPU beberapa waktu lalu. Keduanya kompak dengan topi berwarna merah.

Paslon TP-FAS saat deklarasi kampanye damai beberapa waktu lalu. Empat kandidat ini kompak mengenaikan pakaian dan atribut yang sama dengan pasangannya masing-masing.


Hal ini sontak menuai tanda tanya besar bagi sejumlah warga, termasuk La Sennang, Tokoh Masyarakat Lemoe yang mengaku menyaksikan debat putaran pertama itu.

“Barusan mereka tidak pakai topi, peci atau songkok dengan warna yang sama. Kemarin-kemarin mereka kompak dengan warna Merah, apalagi Pak Faisal dikenal dengan warna merahnya. Loh kok hari ini, ditonton semua orang tapi terlihat tidak kompak dan tidak konsisten,” ungkap La Sennang, Ketua RW 1 Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki.

Hal yang sama juga dipertanyakan I Cia, warga Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat. Ikhsan melihat pemandangan tersebut sedikit ganji dibanding moment-momen sebelumnya.

“Ganjilki dilihat, karena ada pakai Merah dan Hitam. Padahal serasimi bajunya. Itu juga sepatunya tidak kompak, karena Pak Asriady pakai sepatu kets,” terang I Cia, Ibu satu orang anak ini.

Dia menilai simbol warna Merah telah melekat pada diri FAS yang akrab disapa’ Songkok Cella’e, namun pasangannya tak kenakan peci dengan warna yang sama. 

Menanggapi penilaian warga, Juru Bicara paslon FAS, Parman Agoes Mante mengatakan, jika persoalan warna yang berbeda tak menjadi persoalan bagi pihaknya.

“Kalau terkait itu Pak Faisal-kan dari dulu identik peci merah dan Asriadi sudah biasa dgn peci hitam. Jadi mereka memiliki framenya masing-masing . Tidak mungkin memaksa harus mengikuti Pak Faisal dengan peci hitam. Karena yang kita stor foto ke KPU juga sudah begitu,” jela Parman, sapaan legislator termuda di DPRD Parepare.(*)


Tag
div>