SENIN , 25 JUNI 2018

Kenang Pak Harto, Rumah Cendana Bakal Dijadikan Museum

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 05 Juni 2018 14:30
Kenang Pak Harto, Rumah Cendana Bakal Dijadikan Museum

Putri sulung Presiden kedua RI, Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana (kanan) di kediaman Pak Harto, di Jalan Cendana, Menteng, Jakarta, Senin (4/6). (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)

RAKYATSULSEL.COM – Rumah Presiden kedua RI, Soeharto, dan keluarga yang terletak di Jalan Cendana, Jakarta bakal dijadikan museum. Pihak keluarga ingin sang ayah tetap dikenang oleh masyarakat.

Putri sulung Pak Harto, Siti Hardijanti Rukmana ‎membenarkan dirinya bersama saudara yang lain ingin menjadikan Rumah Cendana sebagai museum.

“Museum ini akan kami buat untuk masyarakat, biar masyarakat tahu juga,” ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Tutut di Jalan Cendana, Senin (4/6) malam.

Mantan Menteri Sosial (Mensos) ini menambahkan, alasan menjadikan Rumah Cendana sebagai museum itu karena selama ini masyarakat banyak yang meminta ingin mengenal lebih jauh sosok Pak Harto.

“Masyarakat ingin tahu Pak Harto dulu kayak apa. Ya, kehidupannya seperti ini tidak mewah-mewah, tidak ada muluk-muluk,” katanya.

Menurut Mbak Tutut, kehidupan sang ayah dan ibunya selama ini jauh dari kata berfoya-foya. Mereka tetap sederhana dan tidak hidup bermewah-mewahan.

Bahkan jika ada yang bilang harta Pak Harto tidak akan habis tujuh turunan, Tutut memastikan itu hanyalah sebuah kebohongan.

“Jadi memang enggak kaya raya bapak. Ada yang bilang hartanya enggak entek-entek (habis-habis), emangnya itu bank,” pungkasnya sembari tersenyum.

‎Sebelumnya, kediaman Soeharto yang terletak di Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat, akan dijadikan museum oleh pihak keluarga. Anak keempat Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, berharap rencana itu bisa segera direalisasikan.

Titiek menginginkan masyarakat bisa mengetahui kehidupan sehari-hari Pak Harto dari museum sang penguasa rezim Order Baru itu. Dia juga mengatakan, nantinya masyarakat tak perlu mengeluarkan biaya untuk bisa tur dan melihat-lihat seisi rumah yang kini hanya dihuni para penjaga itu.

Beberapa benda koleksi seni Soeharto, seperti lukisan, pajangan, dan benda lain yang digunakan Soeharto sehari-hari, juga akan dipamerkan‎.

(gwn/JPC)


div>