JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Kendarai Gerindra, Caleg Cantik Ini Maju di DPRD Pangkep

Reporter:

Atho

Editor:

Lukman

Selasa , 31 Juli 2018 13:00
Kendarai Gerindra, Caleg Cantik Ini Maju di DPRD Pangkep

Andi Rezky Maghfirah

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Maju memperebutkan kursi Legislatif di DPRD Pangkep 2019 mendatang, sepertinya sudah menjadi tekad Andi Rezky Maghfirah.

Lewat Partai Gerindra, Bacaleg cantik kelahiran Pangkep tersebut siap berjuang, fokus pada kearifan lokal, menumbuhkan kepekaan sosial budaya termasuk kesenian lokal yang selama ini terkikis.

Ibu tiga anak yang ditemui Selasa (31/07) tersebut, mengaku siap bekerja jika mendapat amanah dari rakyat. Bahkan dirinya siap ikut memperjuangkan hak-hak perempuan Pangkep sebagai program prioritas, khususnya masyarakat di Daerah Pemilihan (dapil) I, Kecamatan Pangkajenen, Minasa Tene, dan Balocci.

“Mohon doanya, dengan amanah nanti, saya siap bekerja untuk rakyat, khususnya kaum perempuan, kita geliatkan pemberdayaan perempuan di Pangkep, termasuk menjaga kebutuhan kesehatannya, aspirasi mereka, hingga mewadahi UKM,” ujar Rezky yang mengusung tagline ARM tersebut.

Sebagai bentuk keseriusannya maju di pileg 2019, Rezky yang akrab disapa Puang Kiky tersebut, mulai melakukan pendekatan kekeluargaan, menyasar pemilih pemula, dengan fokus pada kegiatan kesenian, termasuk menyasar pemberdayaan desa dan kelurahan lewat kegiatan Karang Taruna.

“Berhubung saya pegiat seni, khususnya seni tari, saat ini para pemilih pemula kita ajak bergabung, terlebih sudah memprogramkan kegiatan desa dan kelurahan lewat karang taruna,” tutur Pembina Sanggar Seni Ambarala tersebut.

Maju di Dapil 1 dengan nomor urut 6, anak dari pasangan Almarhumah Andi Imra Hamdah, dan mantan anggota DPRD Pangkep era 1994 – 2014, Almarhum Andi Sjahrir Ali Amir ini, mengaku tidak gentar, meski harus bertarung di dapil I, yang notabene merupakan dapil neraka.

“Alhamdulillah tidak ada kata mundur, semua sudah mendukung, terlebih keluarga besar di Kecamatan minasa tene, khususnya di Kelurahan Bonto Kio,” ujar alumnus STKIP Andi Matappa tersebut.

Dia berharap keterlibatan perempuan di kursi parlemen harus lebih digaungkan. Karena hal tersebut dianggap sebagai agenda penting dalam demokrasi, termasuk sebagai motivasi bagi masyarakat khususnya perempuan pangkep untuk memilih sosok perempuan yang tepat, untuk memperjuangkan hak mereka di Parlemen nanti. (*)


div>