MINGGU , 24 JUNI 2018

Kepala Pustu Bontorannu Paksa Bidan Ikuti Kampanye MUKMIN

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Jumat , 01 Juni 2018 14:30
Kepala Pustu Bontorannu Paksa Bidan Ikuti Kampanye MUKMIN

Mulyadi Mustamu Calon Bupati Jeneponto Yang menggelar deklarasi di Jeneponto (int)

Sekda Jeneponto : Tidak boleh Ada Intimidasi

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Oknum Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Bontorannu, H. Natsir diduga memaksa sejumlah bidan untuk ikut dalam kampaye dan memilih pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Mulyadi Mustamu – Muh Kasmin Makkamullah (Mukmin).

Merasa takut diberhentikan, salah satu bidan honorer yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku tidak nyaman dengan perlakuan H. Natsir yang sering memanggilnya dan teman-temanya kemudian diarahkan serta didesak untuk ikut dalam kampanye dan memilih paslon Mukmin.

“Saya sebenarnya takut, jangan sampai saya dikasi berhenti honor di Pustu. Teman-teman yang lain juga sering dipanggil untuk kerumahnya paslon Mukmin untuk menghadiri pertemuannya setiap kamis malam,” ungkapnya, Jumat (1/06)

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Syafruddin Nurdin menghimbau agar semua pihak terkait tidak menintimidasi. “Walaupun pilihan politik berbeda tapi tidak boleh ada intimidasi. karena pilihan politik adalah hak setiap orang dan tidak boleh memaksa orang lain untuk ikut dengan pilihan politik,” jelasnya

Sekedar untuk diketahui, berdasarkan Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. (*)


div>