MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Kepala Rutan Sinjai Bahas Pidana Alternatif bersama Wartawan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 22 Maret 2017 13:50
Kepala Rutan Sinjai Bahas Pidana Alternatif bersama Wartawan

Kepala Rutan Klas II B Sinjai, Akbar Amnur, saat coffee morning dengan sejumlah awak media di Lingkungan Rutan Klas II B Sinjai, Rabu (22/3). foto: syamsuddin/rakyatsulsel.

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Rutan Klas II B Sinjai menggelar coffee morning dengan sejumlah awak media di Lingkungan Rutan Klas II B Sinjai, Rabu (22/3). Kegiatan ini membahas mengenai pidana alternatif bagi pelanggar hukum dan beberapa program rutan Sinjai terhadap warga binaan.

Kepala Rutan Klas II B Sinjai, Akbar Amnur, mengatakan, pidana alternatif ini sudah sangat mendesak diberlakukan karena kapasitas rutan maupun lapas di Indonesia sudah over kapasitas.

“Kenapa pidana alternatif sangat perlu diberlakukan karena di Indonesia sendiri angka napi terakhir mencapai 200 ribu orang dan tertampung di 400 rutan maupun lapas. Penjara di Indonesia sudah over tempat tidur.
Ini karena Indonesia menganut KUHP lama padahal ada pidana alternatif, tapi jarang diberlakukan. Di Sinjai sendiri kapasitas tempat tidur hanya 75 tempat tidur sementara penghuni sebanyak 99 orang,” ujarnya.

Menurutnya, pidana alternatif yang bisa diberlakukan bagi pelanggar hukum seperti deversi, denda, dan pidana sosial. “Dan beberapa contoh kasus yang bisa diberlakukan dalam pidana alternatif ini, antara lain kasus laka lantas, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan penganiayaan ringan serta narkoba. Kasus narkoba ini tidak selamanya harus divonis penjara, tetapi bisa direhabilitasi,” jelasnya.

Sementara, terpidana kasus narkoba, Muh Natsir, mengaku, menyesal masuk di dalam rutan. “Tidak ada enaknya dipenjara, kami cuma manusia biasa yang tersesat. Kami bersyukur karena mendapatkan pembinaan yang baik di dalam rutan,” ujarnya. (***)


div>