RABU , 14 NOVEMBER 2018

Kepala Sekretariat Dewan K3 Nasional Bawakan Kuliah Umum Keinsinyuran di UMI

Reporter:

Editor:

Lukman

Jumat , 23 Maret 2018 00:40
Kepala Sekretariat Dewan K3 Nasional Bawakan Kuliah Umum Keinsinyuran di UMI

Kuliah Umum Keinsinyuran di Auditorium KH Muhammad Ramly FTI UMI, Kamis, 22 Maret 2018.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Di tengah berbagai persoalan kegagalan konstruksi dan kecelakaan kerja di sektor konstruksi serta sektor lainnya di Indonesia, Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia berupaya ikut berperan mengambil posisi dan peran melakukan edukasi kepada masyarakat melalui Kuliah Umum Keinsinyuran di Auditorium KH Muhammad Ramly FTI UMI, Kamis, 22 Maret 2018.

Kuliah Umum Keinsinyuran bertema Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Daya Saing Global dibawakan oleh Kepala Sekretariat Dewan K3 Nasional Ir. Amri AK, MM dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri UMI Ir. H. Zakir Sabara HW,ST,MT,IPM, ASEAN Eng turut hadir pula Ir. Armansyah Sekretaris DK3N

Kuliah Umum K3 dan Daya Saing Global yang diikuti lebih dari 150 peserta terdiri dari Praktisi Proyek Perkeretaapian, Kontraktor dan Konsultan dari Peserta Program Profesi Insinyur FTI UMI, akademisi dan mahasiswa. Hadir pula dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Selatan dan Sekretaris DK3N Ir. Armansyah.

Ir. Majenuddin Kadis PU Konawe Utara, Taufik Kepala Direktur PDAM Penajam Paser Utara Kalimantan, Naim Hamid Manajer K3 PT. EPFM Makassar dan Didik Konsultan Engineering dari Sorong Papua Barat yang hadir bersama 71 peserta PPI FTI UMI Angkatan III lainnya menyampaikan kegiatan ini penting sebagai suplemen menghasilkan insinyur yang berkualitas. Tanpa pemahaman K3 yang kuat, kegiatan insinyur hanya akan melahirkan trauma bagi masyarakat dan kehancuran dari perusahaan, ujar Didik.

Kepala Sekretariat DK3N, Ir. Amri AK, MM meyebutkan dalam presentasinya bahwa kesadaran K3 di Indonesia masih kurang padahal dilain pihak negara kita sedang berpacu membangun industri. Sisi K3 harus mampu menjamin keselamatan operasi dari aktivitas industri. Tanpa keahlian K3 yang mumpuni, kecelakaan kerja akan terus terjadi.

Ahli K3 memiliki peran strategis dalam kita bersaing di lingkup global. Oleh karena itu Kampus dan lembaga pendidikan harus mampu melahirkan SDM berkualitas. Kami mengapresiasi atas upaya FTI UMI membangun MOU untuk membekali seluruh dosen dan mahasiswa untuk menjadi Ahli K3 Umum dan spesialis, pungkas Amri AK.

Selain kegiatan kuliah umum, juga dilaksanakan Penandatangan MOA Penyelenggaraan Sertifikasi Ahli K3 Umum. Kuliah Umum dimoderatori oleh Ir. Nadzirah Ikasari, ST, MT, IPP, Dosen K3 Teknik Industri FTI UMI. (rls)


Tag
  • UMI
  •  
    div>