SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Kepsek Cabul Divonis 7 Tahun Penjara

Reporter:

Irsal

Editor:

asharabdullah

Minggu , 17 Juni 2018 11:00
Kepsek Cabul Divonis 7 Tahun Penjara

ilustrasi(*)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara kepada SS (57) mantan kepala sekolah dasar di Makassar yang menjadi terdakwa pencabulan dua sisiwinya yang masih berusia di bawah umur. Sidang yang digelar pada Rabu (6/6/2018) lalu ini digelar tertutup dan langsung dipimpin oleh ketua majelis hakim, Hartono.

Jaksa Penuntut Umum,Muhith dalam perkara ini mengatakan selain putusan 7 tahun, terdakwa juga wajib membayar restitusi sebanyak Rp 150 juta kepada korban dengan subsider tiga bulan kurunga penjara.

“Sidangnya sudah putus 7 tahun, restitusi 150 juta, subsider 3 bulan kurungan,” kata Muhith saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Atas putusan ini, Muhith mengaku, tidak akan mengajukan banding meski vonis yang diberikan hakim lebih rendah, dari tuntutan yang ia keluarkan beberapa minggu sebelumnya.

Tuntutan itu sebesar 10 tahun penjara dengan denda sebanyak Rp200 juta dengan ketentuan, apabila tidak mampu mengganti akan ditambah hukuman enam bulan penjara.

“Sudah lebih dari dua per tiga (dari tuntutan). Jadi kami menerima putusan hakim,” lanjut Muhith.
Sebelumnya, SS sewaktu menjabat sebagai kepala sekolah dasar di Makassar, diketahui mencabuli kedua siswinya IL (9) dan SD (10), pada rentang waktu Juli hingga Oktober 2017 lalu. Aksi bejat SS ini diketahui usai, IL mengadu kepada kakak perempuannya bahwa SS telah berbuat tidak senonoh kepadanya melalui pesan Facebook di akhir November.

IL mengaku, SS telah melakukan ancaman kepada dirinya dan temannya usai melancarkan aksi bejatnya tersebut. SS sendiri oleh majelis hakim disebut melanggar pasal 76 E jo pasal 81 ayat 1 dan 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.(*)


Tag
  • Kepsek Cabul
  •  
    div>