SELASA , 12 DESEMBER 2017

Ketua Dewan Kerja Nasional Buka Adat Bhineka Tungkal Ika Latgabnas 9

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 04 Oktober 2017 21:32
Ketua Dewan Kerja Nasional Buka Adat Bhineka Tungkal Ika Latgabnas 9

Pembukaan Latihan Gabungan Nasional (Latgabnas) 9 Pramuka Perguruan tinggi Se Indonesia.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Latihan Gabungan Nasional (Latgabnas) 9 Pramuka Perguruan tinggi Se Indonesia resmi dibuka Waka Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Pembinaan dan Pengembangan Anggota Dewasa (Waka Binawasa), Dr. Susi Yulianti, M.Si di Ruang Teater Gedung Pinisi UNM.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri Ketua DKN, Waka Binawasa Kwarda Sulawesi selatan, Rektor Universitas Negeri Makassar bersama para Wakil Rektor, serta Para Dekan Se UNM. Kegiatan ini diikuti oleh 38 Universitas se Indonesia.

Perhelatan Latihan Gabungan Nasional ke 9 yang dilaksanakan oleh UKM Pramuka UNM dan bertempat di Makassar menampilkan sesatu hal yang berbeda dengan perhelatan Latgabnas 8 sebelumnya. Dimana untuk pertama kalinya di kegiatan Latgabnas ini perguruan tinggi se Indonesia di buka dengan prosesi Buka Adat Bhineka Tunggal Ika oleh Ketua Dewan Kerja Nasional Gerakan Pramuka (DKN) Yudha Adyaksa.

Buka Adat Bhinekka Tunggal ika adalah prosesi yang dilakukan sebagai bentuk pemersatu Pramuka Penegak Pandega se Nusantara dan menegaskan bahwa dalam setiap langkah di kegiatan ini harus berlandaskan dengan Trisatya dan Dhasa Darma.

“Harapannya dengan adanya Prosesi Buka Adat ini, yang secara tidak langsung juga menandakan bahwa pada kegiatan kali ini telah terjalin koordinasai antara sangga kerja penyelenggara dan pihak kwartir terkait sehingga kontrol kegiatan yang berskala nasional ini langsung dibawah naungan Dewan Kerja Nasional,” kata Yudha.

Diketahui sebelumnya, salah satu fungsi dari dewan kerja ialah mengelola kegiatan Pramuka Penegak dan pandega, sehingga pada moment kegiatan ini sangga kerja dalam hal ini anggota Gugusdepan Kota 08.095-08.096 pangkalan Universitas Negeri Makassar menyadari perlunya koordinasi dengan Dewan Kerja nasional sehingga tidak terjadi pengambilalihan fungsi yang semena mena oleh penyelenggara kegiatan.

Wardiman selaku Ketua Reka Kerja menegaskan, kegiatan Latgabnas ini skalanya Nasional, maka dari itu untuk kontrol kegiatan dan koordinasi harus juga dibawah naungan Dewan Kerja Nasiona.

“Kami sangat bangga dengan kehadiran Kak Yudha dan kak Musdar Sebagai perwakilan DKN dalm mengawal kegiatan Kami ini, begitu juga untuk support dari Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Sulawesi Selatan kak Marzuki,” ujarnya.

Musdar Asman, S.Pd selaku anggota DKN yang juga merupakan anggota dari Gugusdepan Kota Makassar 08.095 menyatakan kegiatan Latgabnas ini bagus untuk para Pramuka Penegak Pandega yang berpangkalan di Perguruan Tinggi.

Sebab kata dia, ini moment yang tepat untuk melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang bisa menjadi bahan pertimbangan Dewan Kerja untuk kemajuan Pramuka Penegak Pandega utamanya di perguruan Tinggi, dan memang segala kegiatan yang berskala nasional yang berkaitan dengan Pramuka penegak dan pandega harusnya terkontrol dan terkoordinasi dengan Dewan Kerja Nasional.

“Dan terima kasih kepada Reka Kerja yang telah menempatkan kami, dan telah berkoordinasi dengan kami. Sukses untuk latgabnasnya,” harapnya. (*)


div>