SENIN , 10 DESEMBER 2018

Ketua DPD PPNI Pangkep Dinilai Arogan

Reporter:

Editor:

dedi

Jumat , 07 April 2017 22:09
Ketua DPD PPNI Pangkep Dinilai Arogan

int

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Panitia pelatihan dasar trauma dan gawat jantung atau Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS), yang diselenggarakan pada tgl 6 hingga 9 april, di Aula RSUD Pangkep, batal diselenggarakan.

Pasalnya, Ketua DPD PPNI Pangkep, St.Rohani tidak memberikan surat rekomendasi untuk kegiatan tersebut. Akibatnya, panitia penyelenggara dalam hal ini anggota PPNI Pangkep, melayangkan protes terhadap ketua mereka, yang dinilai arogan.

“Seharusnya yang paling mendukung kegiatan ini adalah ketua sendiri. Namun ini justru sebaliknya, jangankan menghadiri, untuk memberi rekomendasi saja dia enggan,” keluh Syamsul, Jumat (7/4).

Menurutnya, kegiatan ini dianggap penting bagi perawat untuk menolong pasien yang mengalami trauma atau gawat jantung.

“Kalau urusan surat menyurat saya rasa bukan hal yang harus dibuat kaku. Apalagi jauh hari sebelumnya kita sudah sampaikan secara lisan ke ketua, termasuk biaya, kita juga tidak paksa peserta, mereka semuanya ikhlas mendukung acara ini tanpa paksaan,” ujarnya.

Ket foto : pelatihan dasar trauma dan gawat jantung, atau basic trauma cardiac life support (BTCLS), yang diselenggarakan DPD Persatuan perawat nasional Indonesia (PPNI)Pangkep, Batal, Panitia protes Ketua PPNI Pangkep.


div>