RABU , 21 NOVEMBER 2018

Ketua DPR Minta Polisi Tindak Ormas Peminta THR

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Senin , 28 Mei 2018 03:40
Ketua DPR Minta Polisi Tindak Ormas Peminta THR

Bambang Soesatyo. (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)

RAKYATSULSEL.COM – Para pengusaha sering kali menjadi korban pemalakan oknum ormas. Terutama menjelang Hari Raya Lebaran.

Mereka, baik perorangan maupun kelompok kerap meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pelaku bisnis.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPR, Bambang Soesatyo. Menurut Bamsoet-sapaannya-, harus ada tindakan konkret agar kelompok-kelompok tertentu yang meminta THR, tak menimbulkan keresahan.

“DPR berharap kepolisian pada tingkat wilayah responsif dalam menanggapi laporan masyarakat. Termasuk laporan mengenai permintaan THR oleh kelompok-kelompok tertentu kepada pelaku usaha,” kata dia di Jakarta, Minggu (27/5).

“Tindakan seperti ini harus dicegah sebelum berkembang menjadi sebuah kebiasaan yang tidak pada tempatnya,” lanjutnya.

Mantan Ketua Komisi Hukum DPR itu menjelaskan, belum lama ini ada viral tentang surat dengan kop organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu. Isinya permintaan THR ke para pelaku usaha.

“Ormas itu meminta pelaku bisnis di Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Kalideres, Jakarta Barat memberikan uang untuk THR,” ungkap Bamsoet.

Bamsoet mengatakan, permintaan THR dengan cara yang tidak semestinya atau mengandung unsur paksaan tidak boleh dibiarkan. “Permintaan yang mengatasnamakan kelompok atau organisasi kemasyarakatan adalah sesuatu yang tidak lazim,” tegasnya.

Karena itu Bamsoet meminta Polri segera menyikapi persoalan tersebut. Sebab, di kalangan pengusaha sudah muncul keresahan lantaran merasa terintimidasi.

“Kepolisian wilayah harus segera bertindak untuk mencegah keresahan dan rasa takut di kalangan pelaku usaha. Kondusivitas harus tetap terpelihara dalam suasana apa pun,” pungkasnya. (JPC)


Tag
  • #minta THR
  •  
  • Ormas
  •  
    div>