SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Ketua DPRD Maros Sebut Pemuda Bersyal Merah Layak Diloloskan, Ini Alasannya

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 31 Mei 2018 19:34
Ketua DPRD Maros Sebut Pemuda Bersyal Merah Layak Diloloskan, Ini Alasannya

Ketua DPRD Maros Chaidir Syam bersama dengan Harmansyah.

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Setelah penetapan hasil verifikasi berkas usungan bakal calon DPD RI yang menyatakan Harmansyah gugur karena kekurangan 1 KTP dari 3.000 KTP minimal jumlah usungan dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sepertinya mengusik hati beberapa politisi di Sulsel, salah satunya adalah Chaidir Syam.

Ketua BM PAN Sulsel sekaligus Ketua DPRD Maros ini mengatakan bahwa ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan Bawaslu untuk merekomendasikan Harmansyah kembali menjadi Bakal calon.

“Menurut saya ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan rekan-rekan Bawaslu untuk merekomendasikan Pemuda Bersyal Merah kembali menjadi bakal calon dengan kekurangan min 1 KTP Usungan. Yang pertama adalah dengan adanya kendala pada saat proses uploadtan usungan di SIPPP KPU karena adanya perbedaan nama desa di KTP dan template dan itu dikomunikasikan serta meminta solusi ke Staff KPU pada saat itu tapi tidak diberi solusi kongkrit padahal jumlah KTP usungan jelas bisa mencukupkan kekurangan 1 KTP ini bahkan lebih,” kata Chaidir.

Lalu yang kedua kata dia adalah permasalahan cek kegandaan External oleh KPU yang coba dicek kebenarannya oleh Tim Harmansyah dan alhasil ada 3 orang pendukungnya di Maros yang merasa keberatan dan telah melakukan pelaporan di KPU Maros dan Propinsi secara langsung.

“Tapi ini justru tidak dijadikan pertimbangan pada saat pleno penetapan, padahal 3 orang ini jelas bisa mencukupkan persyaratan yang minus 1 itu, hal ini saya ketahui karena sempat saya panggil langsung pemilik KTP dan dan salah satunya mengatakan langsung disuruh tanda tangan blangko oleh petugas KPU tanpa ditanya dukungannya kemana,” jelasnya.

Yang ketiga lanjut Chaidir, sepengetahuan dia bahwa jumlah perbaikan yang di masukkan Harmansyah lebih dari jumlah yang diminta dan semua KTP yang dimasukkan memenuhi syarat (e-KTP) dan tidak memiliki kegandaan satupun.

“Tetapi berkurang karena alasan tidak terdaftar di DPT dan kita ketahui bersama bahwa dibeberapa kasus Pilkada terjadi itu bermasalah karena DPT. Saya berharap semoga rekan-rekan Bawaslu bisa mencermati permasalah rekan pemuda kita ini, karena Pemuda Bersyal Merah saya anggap sebagai Icon keberanian Pemuda menentukan sikap politik dengan keberanian masuk ranah ini sehingga jangan dipatahkan hanya karena kesalahan teknis dan sistem yang ada,” terang Chaidir Syam.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Harmansyah atau Pemuda Bersyal Merah ini digugurkan karena dianggap hanya memiliki 2.999 KTP atau minus 1 dari 3.000 minimal yang dipersyaratkan. (*)


div>