KAMIS , 24 JANUARI 2019

Ketua DPRD Wajo Pantau Pemberian Bantuan Korban Gempa Palu di Rumah Adat Atakkae

Reporter:

Iskanto

Editor:

Jumat , 12 Oktober 2018 14:40
Ketua DPRD Wajo Pantau Pemberian Bantuan Korban Gempa Palu di Rumah Adat Atakkae

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo HM Yunus Panaungi berkunjung ke Posko Induk penerimaan Eksodus Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kawasan Rumah Adat Atakkae, Sengkang, Jumat 12 Oktober 2018.

WAJO,  RAKYATSULSEL.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo HM Yunus Panaungi berkunjung ke Posko Induk penerimaan Eksodus Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kawasan Rumah Adat Atakkae, Sengkang, Jumat 12 Oktober 2018.
Kunjungan Ketua DPRD Wajo ini guna melihat dan memantau secara langsung penyaluran logistik kepada korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng yang telah tiba di Kawasan Rumah Adat Atakkae, Kabupaten Wajo.
“Kunjungan Ketua DPRD Wajo HM Yunus Panaungi ini untuk memantau langsung penyaluran logistik terhadap korban bencana gempa dan tsunami yang telah dipulangkan ke Kabupaten Wajo,”ujar, Supris Musiafir, Koordinator Tim Search And Rescue (SAR) Puangrimaggalatung (Prima) Sengkang.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Wajo dua priode itu juga melakukan kunjungan silaturahim dengan Tim SAR Prima Sengkang dan Mapala 17 STIA Prima Sengkang yang telah ditarik dari Kota Palu, Sigi dan Donggala.
“Ketua DPRD Wajo juga melakukan kunjungan silaturrahim dengan TIM SAR Prima Sengkang dan Mapala 17 STIA Prima yang telah ditarik dan dipulangkan dari Kota Palu, Sigi dan Donggala. Disaksikan ketua DPRD tadi telah dilakukan pemberian bantuan kepada eksodus palu atas kerjasama tim Dinsos Wajo dan SAR Prima,” tambahnya.
Sekadar diketahui, kawasan rumah adat Atakkae dijadikan posko penerimaan eksodus Kota Palu, Donggala dan Kabupaten Sigi. Hal tersebut guna memberikan pelayanan terhadap korban bencana gempa dan tsunami Sulteng yang tiba di Kabupaten Wajo.
Kawasan Rumah Adat Atakkae dijadikan posko penerimaan eksodus Kota Palu Sigi dan Donggala merupakan inisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo setelah dilakukan rapat terbatas yang dipimpin langsung Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru, beberapa waktu lalu. (Adv Hms DPRD)

div>