SABTU , 21 APRIL 2018

Ketua Srikandi LMP Sulsel Kecam Brimob Pemukul Jurnalis

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

RRS

Senin , 09 April 2018 22:19
Ketua Srikandi LMP Sulsel Kecam  Brimob Pemukul Jurnalis

Ketua Srikandi LMP Sulsel Rasmi Ridjang Sikati memimpin rapat

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Srikandi Laskar Merah Putih (LMP) Sulsel Rasmi Ridjang Sikati mengecam tindakan oknum Brimob Polda Sulsel yang melakukan tindakan kekerasan wartawan Inikata.com, Andis,  di Makassar.

“Kasus ini harus diproses melalui jalur hukum. Menghalang halangi peliputan apalagi sampai melakukan pemukulan kepada jurnalis jelas pelanggaran,” terang Inka, sapaan Rasmi yang pernah menjadi jurnalis  dan mantan Koordinator Pembentukan Serikat Pekerja Aliansi Jurnalis Independen (AJI)  Makassar ini.

Ditambahkan, menghalang-halangi wartawan meliput akan dikenakan pidana kurungan dua tahun. Ini tertuang dalam  Undang Undang Nomor 40 Tahun  1999 tentang Pers, pasal 18 ayat 1.

“Menghalang –halangi itu dua tahun. Apalagi kasus Andis ini  ditambah dengan kasus kekerasan berupa pemukulan.  Ini jelas  melanggar Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang tindakan penganiaan yang hukumannya dua tahun delapan bulan ,” terangnya.

Seperti diketahui, Kejadian pemukulan terhadap Andis itu terjadi tepat di lantai dua Gedung DPRD Kota Makassar, Senin (9/4/2018) sekitar pukul 13.00 wita.   Andis mengaku awalnya meliput pembubaran massa pendukung paslon calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Danny Phomanto-Indira (DIAmi) melalui kamera.

“Tiba-tiba saya juga disuruh pergi padahal saya sudah perlihatkan kartu identitas media. Berkali-kali saya perlihatkan kartu, polisi yang berseragam hitam itu tetap saja menyeret saya,” kata Andis yang mengalami rasa sakit pada bagian kepalanya dan luka di lengannya.

Saat massa digiring turun ke lantai dua oleh pihak kepolisian, Andi mengaku sempat dipukul menggunakan pentolan oleh oknum Brimob Polda Sulsel tersebut.

Tak sampai disitu saja, Andis juga sempat terjatuh karena tubuhnya dilempar ke bawah oleh oknum polisi tersebut.

“Untung saja saya bisa selamat ketika humas DPRD Makassar bilang saya dari media. Tapi, meski begitu, saya kembali dipukul saat mencari oknum Brimob tersebut,” pungkasnya.

Inka berharap, Kapolda memberikan tindakan tegas kepada anggotanya atas perbuatan yang telah dilakukan.

“Kami dari Srikandi siap mengawal jika Inikata.com  melaporkan oknum Brimod tersebut. Insha Allah kita kawal,”tandasnya.

 

 

 

 

 

 


Tag
div>