SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Ketua TP PKK Bantaeng Bagikan Sembako dan Peralan Sekolah

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Selasa , 30 Oktober 2018 14:00
Ketua TP PKK Bantaeng Bagikan Sembako dan Peralan Sekolah

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Sri Dewi Yanti Ilham didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, A Irvandi Langgara menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga Desa Kayu Loe, Kecamatan Bantaeng, Senin (29/10).

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Sri Dewi Yanti Ilham didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, A Irvandi Langgara menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga Desa Kayu Loe, Kecamatan Bantaeng, Senin (29/10).

Bantuan sebanyak 50 paket Sembako diperuntukkan bagi Lansia. Ditambah perlengkapan sekolah untuk para pelajar SD dan SMP.

Mereka yang menerima, seluruhnya merupakan warga Desa Kayu Loe. Diketahui bahwa sebagian anak menuntut ilmu di wilayah perkotaan Bantaeng dan umumnya di SDN No 54 Binamungang.

” Khusus anak sekolah, masih banyak anak-anak tidak pakai sepatu pergi sekolah. Bahkan tidak pakai sendal, jalan begitu saja,” tutur Kepala Desa Kayu Loe, Hamsah S.

Menjawab hal itu, Kadis Sosial mengungkapkan bahwa sudah menjadi Visi Misi dari Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng, Dr Ilham Azikin dan Sahabuddin untuk memfasilitasi perlengkapan sekolah.

Namun demikian, dikatakan jika Kepala Desa bisa juga menganggarkan melalui Dana Desa untuk pengadaan tas, sepatu maupun perlengkapan sekolah lainnya bagi warganya khususnya anak-anak.

“Saya lihat anak-anak kita semakin bersemangat untuk bersekolah. Terkait permintaan tadi, Saya minta Bapak Kepala Desa agar menganggarkan juga di Dana Desa,” jelas A. Irfandi Langgara.

Kembali ditegaskan Kadis Sosial bahwa semua itu untuk program pengentasan kemiskinan. Harapannya, tahun depan Desa Kayu Loe dapat diwisuda sebagai Desa Sejahtera Mandiri seperti Desa Lonrong di Kecamatan Eremerasa.

Desa Kayu Loe merupakan salah satu dari 10 desa yang masuk program Desa Sejahtera Mandiri oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

10 Desa tersebut tersebar di 8 Kecamatan di Kabupaten Bantaeng dan untuk kecamatan Bantaeng hanya 1 Desa karena 9 wilayah lainnya merupakan Kelurahan.

Lebih lanjut dijelaskan Kadis Sosial bentuk kerja sama 3 lembaga dimaksud yakni Kelompok Usaha Bersama melalui pemberian bantuan modal stimulan dan Rehab Bedah Rumah. Lebih khusus lagi Desa Kayu Loe dijadikan laboratorium KKN melalui program KKN Tematik bersama Unhas yang sudah berlangsung selama 3 tahun.

Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng sebelum penyerahan di Aula Kantor Desa Kayu Loe agar Pemerintah Desa Kayu Loe lebih peka dan kreatif melihat serta merespon kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini desa dibekali dengan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Buat anak-anakku sekalian, semoga paket bantuan yang diberikan bisa digunakan sebaik mungkin. Apa yang menjadi pesan sponsor Pak Desa tadi mungkin bisa dianggarkan lagi di Dana Desa atau ADD, sejalan dengan program Bupati Bantaeng sekarang yaitu pemberian bantuan peralatan sekolah tiap tahun ajaran baru. Jadi anak-anak SMP, SD dan TK yang baru masuk sekolah akan mendapat bantuan perlengkapan sekokah gratis dari Pemerintah,” kata Sri Dewi Yanti Ilham. (*)


div>