SABTU , 15 DESEMBER 2018

Ketua Umum PPP Khutbah Jumat di Masjid Raya Makassar

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 13 September 2015 12:59
Ketua Umum PPP Khutbah Jumat di Masjid Raya Makassar

Ketua Umum DPP PPP, Romahurmuziy, MT bersama pengurus Masjid Raya Makassar dalam kunjungan kerja di Sulsel. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Umum DPP PPP, Ir. H.M.Romahurmuziy, MT, menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Raya Makassar, Jumat (11/9). Di hadapan jamaah shalat jumat di Masjid Raya, Romi, sapaan akrab Romahurmuziy menekankan tentang bahaya narkoba dan minuman keras. Apalagi data menunjukkan bahwa jutaan penduduk Indonesia telah menjadi pengguna narkoba, di mana korban yang meninggal akibat narkoba setiap saat terus bertambah, tandas cucu Menteri Agama ketujuh RI KH M. Wahib Wahab ini.

Menanggapi bahaya narkoba yang semakin mengganas, masih dalam isi khotbah Romi, Fraksi PPP di DPR RI menggagas Rancangan UU Anti Penyebaran Minuman Keras. Rancangan itu sedang dipersiapkan untuk dibahasa dalam rapat dewan. Mengingat jumlah anggota asal Fraksi PPP relatif kecil sehingga butuh perjuangan keras untuk memuluskan jalan terwujudnya rancangan undang undang itu menjadi undang-undang.

“Perjuangan fraksi itu sekaligus sebagai jihad konstitusi di parlemen untuk melakukan adopsi regulasi dalam kehidupan bernegara,” ujar Romi. Di katakan, untuk menguatkan fraksi di dewan maka dukungan ummat masih sangat dibutuhkan.

Usai baca khutbah, Romi bersama rombongan di antaranya, anggota DPR RI Fraksi PPP asal Sulsel, Amir Uskara; Wakil Sekjen PPP, Arya Permana Graha; Ketua DPW PPP Sulsel, Muh Aras; serta beberapa pengurus PPP Makassar lainya, diterima oleh pengurus Yayasan Masjid Raya Makassar.

Romi berkesempatan bersilaturahmi bersama Sekretaris Yayasan Masjid Raya Makassar, Drs.H.Muh Said, M.Pd, Dr.Muh Basyir, M.Ag, Syahrir, M.Hi, Dra.Hj.Asma. Pada kesempatan itu, Romi kembali menekankan bahwa pengurus partai pada semua tingkatan telah mencanangkan Jumat Keliling, serta mengunjungi kader dan ummat di seluruh pelosok daerah, di mana para pengurus juga tampil membawakah khutbah.

PPP versi Romi juga gencar melakukan konsolidasi partai dengan menggelar musyawarah wilayah, dilanjutkan ke daerah, cabang dan ranting. “Semua itu dilakukan agar partai semakin dikenal dan diberi dukungan di setiap pemilu. Jika dukungan semakin besar, maka ikhtiar pengurus untuk menjadikan PPP sebagai Rumah Besar Ummat Islam akan dapat terwujud dengan mudah,” ungkap alumni Institut Teknologi Bandung ini.


Tag
  • PPP
  •  
    div>