JUMAT , 20 JULI 2018

Ketum DPP KNPI Turut Sesalkan SK BIN Dipamer di Sosmed

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 03 Februari 2016 01:19
Ketum DPP KNPI Turut Sesalkan SK BIN Dipamer di Sosmed

int

JAKARTA,RAKYATSULSEL.COM – Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Banyu Biru sebagai Anggota Dewan Informasi dan Strategis Kebijakan Badan Intelijen Negara (BIN) yang diunggah dan beredar luas di sosial media turut disesalkan Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus.

Rifai menilai, tindakan itu kontraproduktif dengan upaya BIN yang tengah memperbaiki profesionalismenya di tengah sorotan publik.

“Seharusnya hal itu tidak boleh terjadi. Mengingat, kerja-kerja agen negara itu tidak hanya kompetensi, loyalitas dan integritas sebagai prasyaratnya. Lebih jauh lagi mampu menahan diri dari problem eksistensi,” kata Rifai, Selasa (2/2).

Rifai melanjutkan, pamer SK di sosial media itu menunjukkan rapuhnya penjaringan, seleksi dan mekanisme kontrol di internal BIN.

“Siapapun yang direkrut oleh BIN, apalagi telah diberikan SK Pengangkatan itu berarti kualifikasinya melebihi standarisasi orang-orang umum. DPR harus ekstra mengawasi dan Pimpinan BIN harus melakukan evaluasi internal dari hulu hingga hilir. Dan secara struktural BIN harus mampu membentuk kultur serta etos kerja yang profesional,” kata Rifai.

Menurutnya, BIN harus memperhatikan generasi muda sekaligus melakukan regenerasi yang disiapkan untuk kepentingan negara menghadapi tantangan zaman.

“Kita memasuki abad digitalisasi teknologi. Dimana percepatan informasi, melakukan analisa dan deteksi dini sekaligus memberi rekomendasi tindakan keamanan yang diperlukan,”

Pekan lalu Banyu Biru memposting sebuah foto yang memuat SK Pengangkatan dirinya sebagai anggota Bidang Politik Dewan Informasi dan Strategis Kebijakan BIN di akun media sosial pribadinya. Terkait hal itu, Kepala BIN Sutiyoso dikabarkan akan memecat Banyu Biru sebagai anggota BIN.


div>