RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Kevin/Marcus Juara dalam Kondisi Tak 100 Persen

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 03 April 2017 14:19
Kevin/Marcus Juara dalam Kondisi Tak 100 Persen

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon juara dengan segala keterbatasan. foto: pbsi

JAKARTA – Gelar juara India Terbuka Superseries 2017 terasa spesial bagi pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Bagaimana tidak, selain menjadi back to back usai juara pada edisi tahun lalu, mereka pun melanjutkan keperkasaan sejak menjadi kampiun All England pada bulan lalu. Ditambah lagi, Kevin/Marcus juara dalam kondisi tak 100 persen.

Pada pertandigan final, pasangan ganda putra ranking pertama dunia ini menundukkan rekan sepelatnas, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, dalam dua set langsung, 21-11, 21-15, Mingu (2/4) sore WIB. Laga final ini pun merupakan ulangan tahun lalu, saat Kevin/Marcus juga naik podium juara dengan mengalahkan Angga/Ricky, dengan skor 21-17, 21-13.

Kevin/Marcus kian unggul dalam rekor pertemuan dengan Angga/Ricky menjadi 4-0. “Kami selalu menimati setiap pertandingan, itu kunci kemenangan kami,” ungkap Kevin dalam rilis PBSI.

Terasa semakin bermakna karena gelar juara diraih Kevin/Marcus dengan segala keterbatasan. Dimulai dari persiapan yang sangat minim, pun kondisi kesehatan yang kurang baik. Dengan kata lain, Kevin/Marcus tampil dalam kondisi tak 100 persen.

“Soal stamina pasti terkuras karna jujur saja persiapan ke India Open bisa dibilang hampir tanpa persiapan. Saya juga kurang fit, masih batuk. Namun saya punya motivasi besar, saya ingin selalu bisa memenangi semua pertandingan yang saya jalani. Walaupun begitu, saya tidak mau berharap terlalu jauh, nikmati step by step saja,” lanjut Kevin.

“Kami tidak menyangka bisa juara lagi di India, semua lawan bisa dibilang berat. Namun kami bisa lebih enjoy the game,” timpal Marcus.

Sementara itu, menurut Aryono Miranat, Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI yang mendampingi ke India, baik Kevin/Marcus maupun Angga/Ricky, semuanya sama-sama sudah mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing, karena mereka sering latihan bersama di pelatnas.

[NEXT-RASUL]

“Gaya permainan Marcus/Kevin ya memang begitu, main cepat dan bisa menguasai net. Permainan bola-bola datar dan serangannya juga cepat, pertahanan Marcus/Kevin juga cukup baik,” kata Aryono soal penampilan Marcus/Kevin di final.

Setelah India Terbuka, Kevin/Marcus langsung terbang ke Malaysia untuk mengikuti kejuaraan Malaysia Terbuka Superseries Premier 2017. Tentunya, Kevin/Marcus mengincar hat-trick juara dalam tiga turnamen beruntun yang diikutinya. (jpg)


div>