KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

KIE Obat dan Makanan, 25 Sekolah di Takalar Teken MoU Program Kantin Sehat

Reporter:

Supahrin Tiro

Editor:

Iskanto

Selasa , 30 Oktober 2018 12:30
KIE Obat dan Makanan, 25 Sekolah di Takalar Teken MoU Program Kantin Sehat

Penandatanganan MoU dari 25 sekolah di Takalar yang siap mendukung program kantin sehat.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah memberikan pengetahuan yang lebih kepada masyarakat tentang kesehatan.

Atas dasar hal itu, digelar kegiatan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) obat dan makanan. Dengan kerjasama Badan POM RI melalui Balai Besar Pengawas dan Obat dan Makanan Makassar, serta kerjasama dengan Komisi IX DPR RI dan T.P PKK Takalar, Senin (29/10).

Bupati Takalar H. Syamsari mengatakan bahwa Pemda sangat merespon positif kegiatan yang dilaksanakan ini. Karena merupakan bagian untuk mewujudkan visi misi Bupati Takalar yaitu terwujudnya Takalar yang unggul, sejahtera dan bermartabat.

“Semoga dengan lahirnya program ini akan menuju untuk mencapai visi misi tersebut dan Pemda akan selalu siap membuka ruang untuk bekerjasama dalam mencapai garis tingkat kesejahteraan masyarakat Takalar,” ungkap Syamsari.

Ketua Tim Penggerak PKK Takalar Hj. Irma juga berharap agar dengan adanya sosialisasi ini dapat menjadikan tiap desa di Takalar hadir dengan pangan aman. “Kita mengharapkan dukungan BPOM untuk Pemda Takalar sehingga menjadi kabupaten yang pangan aman,” kata dia.

Kepala Balai BPOM menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi ini memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang obat dan makanan. Utamanya tentang bahaya dan risiko konsumsi obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat.

“Mengkomunikasikan dan menginformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya membaca informasi pada label dan kemasan obat dan makanan yang akan dikonsumsinya serta cara melindungi diri dari peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat. Meningkatkan peran serta pemangku kepentingan dalam pelayanan kefarmasian untuk berkomitmen menyediakan obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat,” terangnya.

Sosialisasi dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU dari 25 sekolah di Takalar yang siap mendukung program kantin sehat. Yang merupakan cikal bakal sekolah lain melahirkan kantin sehat yang ditandatangani oleh 25 kepala sekolah tingkat SD dan SMP. Disaksikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Bupati Takalar, Ketua Tim Penggerak PKK Takalar serta Kepala Balai Besar BPOM Makassar.


Tag
div>