RABU , 24 JANUARI 2018

Kima Investasi Rp 115 M

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 03 September 2012 10:23

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR-PT Kawasan Industri Makassar (Kima) terus melakukan ekspansi. Kali ini perusahaan milik pemerintah daerah dan Kementerian BUMN itu, siap mengoperasikan lima usaha baru.

Direktur Utama PT Kima, Ir Bachder Djohan B MM, Minggu (2/9), mengatakan, usaha baru tersebut menelan investasi senilai Rp 115 miliar.

“Pendanaannya dari internal perusahaan. Diambil dari keuntungan,” jelasnya.

Bachder mengatakan, proyek tersebut memiliki prospek yang kuat. Sebab, sektor yang digarap kebanyakan kebutuhan dari 218 perusahaan yang ada di Kima.

“Jadi tidak hanya perusahaan yang ada di Kima kita siapkan fasilitasnya, tetapi juga karyawannya berupa rumah susun sewa. Usaha baru ini, akan memudahkan investor dan tenaga kerja di Kima,” beberanya.

Bachder optimis, usaha baru ini, bisa berkembang baik.

“Pasarnya ada dan selalu dibutuhkan sehingga akan terus bertumbuh,” katanya.

Lima usaha baru yang akan diresmikan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo tersebut, pertama, Rusunawa berupa dua twin sharing berisi 620 kamar.

“Ini bisa menampung 18 ribu tenaga kerja dari 218 perusahaan yang ada di Kima,” jelasnya.

Kedua, corn dryer (peneringan jagung) kapasitas 17 ton per hari untuk mendukung program Pemprov Sulsel memproduksi 2,5 juta ton per tahun. Ketiga, Container Yards (CY) seluas 2 haktare yang mampu menampung lebih 800 TEUs kontainer.

Keempat, pengadaan dua alat berat crane hydrolc yang memakai sistem automatic telescoping ditambah workshop berdaya tampung 12 alat berat untuk memaintenance semua peralatan PT Kima.

Kelima, car wash yang terdiri atas lima hydrolic. Di area car wash ini, juga disediakan minimarket.

“Selain lima usaha baru, kami juga membangun sebuah masjid dan jalan infrastruktur yang kualitasnya cukup bagus. Semua akan diresmikan bersamaan oleh Pak Gub,” katanya.

Saat peresmian, juga akan dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel tentang evaluasi penerapan Good Corporate Governance (GCG), capaian key performance, dan asistensi sistem pengendalian internal.

MoU juga akan dilakukan dengan PT Pelindo IV (Persero) dan PT PLN (Persero) Sulsel, Sultra, Sulbar (Sulselrabar). Kerja sama dengan Pelindo IV mencakup adendum kerja sama ekspor hasil produk Kima menyangkut layanan kepabeanan, container yards, dan sinergi BUMN.

Sedangkan dengan PLN mengenai kemudahan pasang baru dan tambah daya investor di Kima.

“Tertib penggunaan daya energi dalam KIMA, pelayanan dan penyelesaian gangguan khusus industri strategis, serta program kebutuhan daya setiap tahun di Kima,” ujarnya. (dul)


Tag
div>