JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Kinerja Perusda Sulsel Melempem

Reporter:

Al Amin

Editor:

MA

Selasa , 28 Agustus 2018 10:23
Kinerja Perusda Sulsel Melempem

Pj Sekprov Sulsel, Tautoto Tanaranggina. ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mulai berang dengan kinerja sejumlah Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemprov yang tiap tahun terus merugi. Pihak Pemprov Sulsel bahkan berencana mengganti pimpinan Perusda.
Apalagi undangan Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi Sulsel, Tautoto Tana Ranggina, keseluruh pimpinan Perusda baik Agribisnis, Umum dan Jamkrida, tak dihadiri satupun pihak Perusda.
Padahal, rencananya dalam rapat yang diagendakan, Senin (27/8) kemarin itu akan dilakukan evaluasi terhadap kinerja Perusda, yang dalam dua tahun terakhir tidak begitu membaik. Olehnya itu, Pj Sekprov pun akan kembali memanggil seluruh pimpinan Perusda tersebut.
Tautoto menjelaskan bahwa, sedianya Perusda didirikan untuk mengakselerasi ekonomi yang ada di suatu daerah, yakni berujung pada bantuan kepada pemerintah daerah dalam membiayai seluruh program kegiatan.
“Oleh karena itu, kita berharap Perusda dapat menghasilkan PAD maksimal. Namun realitanya adalah dari data yang ada, beberapa masih ada yang nol persen sampai sekarang. Itu kita surati sesuai petunjuk gubernur kita akan panggil semua,” kata Tautoto Senin (27/8).
Untuk itu, evaluasi secepatnya akan dilakukan oleh pihak Pemprov, bahkan kata Tautoto kemungkinan besar pimpinan Perusda akan digantikan jika betul tingkat manajemen didalamnya amburadul.
“Pastinya ada evaluasi, jangan jalan di tempat, sudah banyak biaya yang kita keluarkan. Langkah penggantian pimpinan Perusda akan dilakukan tergantung keputusan gubernur baru nanti,” paparnya.
Ia menjelaskan, Perusda di sektor Agribisnis dan Jamkrida merupakan Perusda yang mengalami kerugian pada tahun 2017 lalu, sementara Pemprov sudah jor-joran mengeluarkan dana untuk membiayainya memberi suntikan semangat.
“Itulah yang akan nanti coba dimonitor oleh biro ekonomi. Tidak ada kewajiban harus berapa yang disuntikkan, yang jelas bahwa setiap ada rencana kegiatan Perusda itu diajukan ke DPRD. Jika disetujui maka dianggarkan,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Tautoto, kinerja perusahaan selain dinilai dari untungnya, mereka juga melihat bagaimana proses manajemen didalamnya. “Karena Perusda bukan semata-mata untuk keuntungan tetapi bagaimana manajemen bisnis untuk masyarakat Sulsel,” ulasnya.
Sebelumnya, Kepala Biro Ekonomi, Since Lamba mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap Perusda tersebut dan akan dilaporkan kepada gubernur terhadap apa yang terjadi dalam pengelolaan Perusda.
“Bahwa Pemda, dalam hal ini biro ekonomi itu mengawasi langsung bagaimana progres kegiatan dari Perusda,” Singkat Since.


Tag
div>