KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Kisah Perjalanan Umrah Bersama Ujas Tour Part I

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Nunu

Rabu , 14 Maret 2018 20:42
Kisah Perjalanan Umrah Bersama Ujas Tour Part I

Prof. Ahmad M. Sewang (Penulis) berpose bersama Humas Ujas Travel, M. Ilham (kanan) saat menuju Madinah al-Munwawwarah, Selasa, 13 Maret 2018

RAKYATSULSEL.COM –  Tidak tahu, kenapa hati saya tiba-tiba mengalami rasa rindu tak tertahankan ingin berziarah ke makam Nabi saw. tentu saja di samping menunaikan Umrah. Belum lagi keinganan itu diperkuat pesan tersirat almarhum Prof. Muin Salim bahwa segera setelah turun dari jabatan rektor langsung melaksanakan umrah untuk melaporkan amanah yang diembannya sudah berakhir pada Allah swt. Almarhum melaporkan di Baitullah, Mekah, dan makam Rasulullah saw. di Madinah.

Keberangkatan tiba-tiba membuat persiapan serba mendadak, banyak kegiatan yang harus ditinggalkan. Memang, tidak mungkin bisa hidup di dua tempat berbeda dalam waktu bersamaan. Di antaranya adalah Forum Diskusi IMMIM ke-2 sudah dipersiapkan sedemikian rupa yang akan dilaksanakan 24 Maret 2018. Dengan berat hati saya harus meninggalkannyai. Namun, saya beruntung, karena walau saya tidak hadir, teman-teman pengurus DPP IMMIM sudah siap melaksanakannya. Lewat ini saya menitip salam tazim kepada para nara sumber dan peserta.

Umrah kali ini saya bersama Isteri (keluarga). Memang dalam setiap umrah atau haji selalu bersama keluarga bahkan ketika haji pertama kali yang berangkat dari luar negeri, Belanda (1974), sengaja saya memanggilnya dari Indonesia ke negeri “Kincir Angin” untuk haji bersama. Sebab, menurut pengalaman orang yang lebih dahulu melaksanakan ibadah haji atau umrah, beribadah bersama keluarga jauh lebih terasa nikmat dibanding jalan sendiri-sendiri. Dari sana akan terasakan betapa kita saling melengkapi dan memerlukan.

Owner Ujas Tour, Usman Jasad (Kedua kiri) memimpin langsung jamaah umrah melalui pesawat Lion Air, Selasa, 13 Maret 2017

Umrah kali ini kami menggunakan Travel Ujas Tour dengan 287 jamaah. Mereka ada yang berasal dari Gorontalo, Makassar, Gowa, dan Takalar. Ujas Tour kelihatan konsisten memenuhi iklannya yang setiap saat ditayangkan di radio swasta bahwa murah atau mahal tergantung fasilitas. Saya dan keluarga kebetulan dapat rezki dari Allah swt. dan memilih fasilitas sesuai kondisi badan yang sudah sepu, yaitu hotel dekat masjid haramaen dan memilih kamar yang berisi hanya dua orang.

Kami berangkat dari Makassar, jam 06.10, pada13 Maret 2018, langsung ke Madinah dengan memakan waktu 11 jam. Kami tiba di Airport Prince Muhammad bin Abdul Aziz jam 13.00 waktu setempat atau jam 18.00 waktu Makassar. Kami langsung di antar ke Al-Haram Hotel berjarak 30 menit naik bus.

Alhamdulillah kami sedang istirahat di kamar 743 dan besok setelah salat subuh menurut jadwal akan ziarah ke makam Rasulullah saw.

 


Tag
  • ujas tour
  •  
    div>