SELASA , 23 OKTOBER 2018

Kisruh PKB Sulsel, Kader Galang Mosi tak Percaya kepada Azhar Arsyad

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Jumat , 04 September 2015 00:01
Kisruh PKB Sulsel, Kader Galang Mosi tak Percaya kepada Azhar Arsyad

Andi Hartati, Ketua I DPW PKB Sulsel

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Kisruh di tubuh DPW PKB Sulsel terus memanas. Bahkan, saat ini ada gerakan pengurus di DPW PKB Sulsel yang hendak membuat mosi tidak percaya kepada Azhar Arsyad selaku Ketua DPW PKB Sulsel.

“Saya sudah baca di sejumlah media dan itu benar adanya kalau telah terjadi kisruh di internal kepengurusan DPW PKB Sulsel. Termasuk sejumlah teman-teman pengurus DPW mulai menggalang dan membuat mosi tidak percaya terhadap Azhar Arsyad selaku Ketua DPW PKB Sulsel. Pasalnya, tidak ada niat baik dari Pak Ketua untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tubuh partai,” terang Andi Hartati, Ketua I DPW PKB Sulsel, Kamis (3/9).

Hartati menjelaskan, permasalahan utama yang terjadi di tubuh DPW PKB Sulsel itu, adalah tidak adanya koordinasi Ketua DPW Sulsel dengan jajaran pengurus. Terutama dalam penentuan usungan calon bupati dan wakil bupati di 11 Pemilihan Kepala Dearah (Pilkada) di Sulsel.

“Selama ini tidak pernah lagi ada rapat pengurus, terutama menjelang pilkada. Bahkan, keputusan yang diambil Azhar Arsyad selaku Ketua DPW PKB Sulsel sama sekali tanpa melalui rapat koordinasi pengurus. Harusnya, sebelum mengambil keputusan, seperti penentuan calon yang diusung dan penentuan karteker Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang diganti harus melibatkan pengurus dan dewan syuro. Jadi apa keputusan yang telah diambil Azhar Arsyad itu melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai,” tegasnya.

“Seharusnya, Pak Ketua menghubungi jajaran pengurus dan melakukan koordinasi setiap akan mengambil keputusan. Partai ini bukan milik pribadi, tetapi milik bersama, jadi tidak boleh semena-mena dalam membuat keputusan,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Bidang Hukum DPW PKB Sulsel, Andi Abd Hakim. Menurutnya, memang akhir-akhir ini tidak pernah lagi ada rapat pengurus, sehingga keputusan yang dikeluarkan semata-mata berasal dari Ketua DPW PKB Sulsel.

“Akibatnya, sangat fatal sejumlah keputusan yang dikeluarkan Azhar Arsyad menimbulkan masalah. Seperti soal pengusungan di pilkada. Salah satunya contohnya di Pilkada Selayar yang mengusung Aji Sumarno-Abd Gani sebagai calon bupati dan wakil bupati sempat membuat kisruh di Selayar. Itukan yang bermasalah dukungan PKB,” jelasnya.

“Seharusnya, kisruh yang terjadi akibat keputusan atau usungan PKB yang bermasalah dikoordinasikan dengan pengurus. Apalagi, saya sebagai wakil ketua bidang hukum yang memang membidangi itu. Namun, nyatanya tidak pernah ada koordinasi dari Ketua DPW. Harusnya koordinasi pengurus diperkuat terutama menghadapi pilkada. Bagaimana mau bekerja menggalang kekuatan memenangkan calon yang diusung kalau tidak pernah ada koordinasi pengurus,” tambahnya.


div>