MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Kisruh Rasionalisasi Bantuan SPP Gratis, Bupati Pangkep Bela Kadisdik

Reporter:

Atho

Editor:

Lukman

Jumat , 10 Agustus 2018 12:00
Kisruh Rasionalisasi Bantuan SPP Gratis, Bupati Pangkep Bela Kadisdik

Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid (baju putih), saat bersantai di salah satu warung kopi, di Kota Pangkajenne, beberapa waktu lalu.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid tidak akan memberikan sanksi apapun kepada Kadis Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira. Bahkan dirinya ogah menuruti permintaan mahasiswa yang mendesak agar Kadisdik dicopot dari jabatannya.

Penegasan tersebut diungkapkan Syamsuddin, yang ditemui Jumat (10/08). Menurutnya apa yang dilakukan Kadisdik Pangkep bukanlah sebuah pelanggaran, justru niat baik yang ditanggapi keliru oleh sejumlah pihak.

“Tidak ada istilah copot, tidak gampang ganti pejabat, apa yang dilakukan pak kadis itu adalah niat baik, bukan pelanggaran, apalagi dibilang korupsi,” terang Bupati dua periode tersebut.

Lanjut dikatakan Syamsuddin, pemotongan yang disebut-sebut sebagai pelanggaran oleh mahasiswa bukanlah pelanggaran. Karena tujuannya adalah pemerataan, bahkan Syamsuddin berjanji akan tetap memberikan hak ke mahasiswa, sesuai SK Bupati yang ditanda tanganinya.

“Memang di 2018 ini banyak yang baru memasukkan berkas dan anggaran yang tersedia tidak cukup, jadi itu inisiatif, untuk mengurangi,” tambahnya.

Kadisdik Pangkep, Muhammad Idris Sira sebelumnya mendapat protes dari para mahasiswa, lantaran melakukan rasionalisasi Bantuan SPP gratis mahasiswa, dimana sebagian hak mahasiswa dipangkas, dan dialihkan ke mahasiswa yang baru terdaftar sebagai penerima.

Diketahui total anggaran sebelumnya cukup untuk membiayai mahasiswa yang sudah terdaftar di Disdik. Namun karena jumlah penerima meningkat di tahun 2018, sehingga Disdik berinisiatif mengalihkan sebagian anggaran, agar mahasiswa baru terdaftar dapat ikut merasakan bantuan SPP Gratis tersebut. (*)


div>