KAMIS , 14 DESEMBER 2017

Kisruh Taksi Online Jangan Dipolitisasi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 18 Oktober 2017 11:15
Kisruh Taksi Online Jangan Dipolitisasi

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta agar kisruh taksi online tidak dipolitisasi.  Ia juga mengaku belum mendengar soal rekomendasi larangan taksi online beroperasi,  yang akan dikeluarkan DPRD Sulsel.

“Masalah taksi online ini sangat peka,” kata Syahrul, Selasa (17/10) kemarin.

Syahrul berharap agar antara taksi online dan konvensional tidak saling menghalangi dalam mencari penumpang. Selain itu, sambil menunggu keputusan Kementerian Perhubungan terkait taksi online keluar, semua pihak diharapkan untuk tetap tenang, jangan ada yang berbuat sesuatu yang merugikan.

“Kita disini cukup damai-damai kok. Jangan dipertajam oleh siapa saja. Tenang-tenang saja sambil menunggu komitmen nasional keluar, mereka nanti bisa menyesuaikan,” jelasnya.

Gubernur dua periode ini menegaskan, persoalan ini jangan dipolitisasi. Apalagi menjadi pahlawan yang seakan-akan berjuang untuk mengatasi persoalan. Karena sebenarnya, tanpa berjuang pun, persoalan pasti akan bisa diselesaikan.

“Jadi saya minta semua pihak untuk tetap tenang. Jangan saling mengganggu,” pesannya.

Sebelumnya, DPRD Sulsel menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan Sulsel untuk membicarakan nasib taksi online menyusul keluarnya peraturan menteri tersebut.


div>