MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Klaim Sesuai Perbup, Puskesmas Sulili Bantah Lakukan Pungli

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 20 September 2017 20:00
Klaim Sesuai Perbup, Puskesmas Sulili Bantah Lakukan Pungli

Puskesmas Sulili, Kecamatan Paleteang, Kab Pinrang.

PINRANG, RAKYATSULSEL.COM – Kepala BLUD Puskesmas Sulili, dr Amtsyir akhirnya angkat bicara terkait dengan adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan pihak Puskesmas Sulili.

dr Amtsyir, melalui selulernya, Rabu (20/9) mengatakan, membantah jika ada pungutan liar di Puskesmas yang dipimpinnya itu. Menurutnya, pembayaran yang dilakukan pasien sebesar Rp 5 ribu itu merupakan biaya administrasi dan itu sudah sesuai dengan Perbup 21/2016, bukan perbup nomor 14/2014 seperti yang diberitakan sebelumnya.

Ia menyebutkan, biaya layanan dokter sebesar Rp 20 ribu, juga sudah masuk dalam rincian perbup yang harus dipungut di setiap layanan umum daerah.

Sebelumnya, Bidan Irma, Staf Medis di Puskesmas Sulili menyebutkan, pungutan Rp 5 ribu yang dilakukan kepada setiap pasien yang berobat itu sudah sesuai Perbup. Termasuk juga pasien BPJS, terkecuali biaya obat. Bagi pasien BPJS, tidak akan dikenakan biaya.

Menurut Irma, pihaknya sudah menunjukkan rincian biaya yang harus dibayar kepada setiap pasien yang hendak berobat. Hanya saja, lembaran rincian yang ditunjukkan itu tidak seluruhnya diperlihatkan, termasuk rincian biaya layanan dokter.

Baik Irma maupun Amtsyir berharap, masyarakat harusnya memahami mekanisme layanan pada setiap layanan umum, termasuk di Puskesmas Sulili, agar tidak terjadi kesalahpahaman. “Jangan sampai ini sudah sesuai aturan, ditanggapi lagi sebagai bentuk Pungli,” ujar Irma. (*)


div>