KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

KM Lestari Maju Sengaja Dikaramkan

Reporter:

Editor:

Lukman

Selasa , 03 Juli 2018 23:45
KM Lestari Maju Sengaja Dikaramkan

KM Lestari Maju Tenggelam di Laut Selayar. (ist)

SELAYAR, RAKYATSULSEL.COM – Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Kemenhub) Agus H Purnomo mengungkapkan bahwa KM Lestari Maju sengaja dikaramkan oleh nakhoda di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7).

Agus menegaskan, kapal penyeberangan itu tidak tenggelam seperti informasi yang beredar di luar.

“Laporan yang disampaikan dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bulukumba disebutkan bahwa kapal tersebut kemasukan air karena cuaca buruk. Oleh nakhoda kapal sengaja dikandaskan agar tidak tenggelam dan memudahkan evakuasi para penumpangnya,” kata Agus dalam keterangan yang diterima.

Sebelumnya, kapal penyeberangan KM Lestari Maju dikabarkan tenggelam di perairan Selayar pada pukul 14.30 WITA. Kapal KM Lestari Maju tujuan Pamatata dinakhodai oleh Agus Susanto. Kapal tersebut membawa 139 orang.

“Penumpang dikandaskan sekitar 300 meter dari Pantai Pabadilang, Selayar,” kata Agus.

Saat ini proses evakuasi terus dilakukan oleh kapal-kapal nelayan dan tim evakuasi dari Basarnas.

Sebagian penumpang sudah berhasil dievakuasi sedangkan sebagian lagi masih di atas kapal. Sementara itu, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Surabaya mengerahkan satu unit kapal patroli KNP Chundamani untuk membantu evakuasi penumpang yang tersisa.

Adapun kapal KM Lestari Maju tersebut membawa kendaraan roda dua sebanyak 18 unit, kendaraan roda empat sebanyak 14 unit, kendaraan golongan lima sebanyak delapan unit dan kendaraan golongan enam sebanyak delapan unit. Jumlah total seluruhnya 48 unit kendaraan.

“Seluruh penumpang telah mengenakan jaket keselamatan serta telah mengikuti prosedur keselamatan di atas kapal dengan panduan dari Nakhoda dibantu kru kapal,” pungkas Agus.

Sebagai informasi, Kapal KM Lestari Maju merupakan Kapal jenis Roro yang melayani lintas penyeberangan Bira-Pamatata.

Kapal dengan panjang 48,48 meter dan lebar 16,50 meter serta berat GT 1519 berbahan dasar baja memiliki jumlah geladak satu buah dan jumlah baling-baling dua buah serta daya mesin sebesar 650 HP. (jpnn)


div>