RABU , 15 AGUSTUS 2018

KMPLH Perduli Bumi Torut

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 15 April 2016 15:45

TORAJA UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Toraja sebagai daerah pariwisata, telah masuk sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSNP). Olehnya itu, salah satu hal penting yang harus diperhatikan dan dijaga adalah lingkungan hidup, kebersihan dan alam yang harus tetap dijaga, karena Toraja hanya terkenal dengan budaya dan alamnya.

“Untuk menjaga lingkungan kita tetap bersih, ada banyak hal yang perlu dilakukan dan perlu keterlibatan masyarakat dan pemerintah. Sebagai putra/putri Toraja yang memiliki kepedulian akan Toraja, dan dalam rangka memperingati hari bumi yang jatuh pada 22 April ini, masyarakat perantau yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup (KMPLH), akan laksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan bantaran sungai dari Malanggo sampai jembatan Singkik Rantepao, penanaman pohon, pemadaman listrik untuk menghemat energi,” kata ketua KMPLH Abigael Dawa, kepada Rakyat Sulsel Online, Jumat (15/4) di Rantepao.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan tersebut akan menggandeng Pemerintah Daerah dan beberapa elemen masyarakat Toraja seperti KNPI, Lingkar Pena Pariwisata Toraja (LPPT), Pencinta Alam Sangtorayan, Aliansi Adat Nusantara, PMKRI dan Kelas Inspirasi Toraja, akan bersama-sama mengadakan bakti Sosial di Kota Rantepao.

Dikatakan pula bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengkampanyekan dampak kerusakan lingkungan dan untuk penurunan emisi karbon, serta bagaimana kita melakukan penghematan energi.

“Untuk kegiatan ini agenda yang akan kami lakukan adalah bakti sosial yaitu pada tanggal 22 April nanti membersihkan sampah di wilayah kota, membersihkan Bantaran Sungai Sa’dan sepanjang Malango sampai dengan Singki’, Penanaman Pohon, dan pada malam hari akan dilakukan pemadaman Listrik sejenak,” pungkas Abigael Dawa.

Dalam masyarakat kita masih banyak yang belum menyadari pentingnya menjaga lingkungan hidup, demi masa depan bumi dan generasi penerus bangsa. Disamping itu masyarakat juga masih belum menyadari bagaimana menghemat penggunaan listrik, agar pemakaian energi yang bersumber dari alam bisa dihemat, menghadapi era pemanasan global yang tengah mengancam bumi kita ini.

Abigael mengharapkan dengan kegiatan ini masyarakat kita khususnya masyarakat Toraja memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan dan mendorong pemerintah untuk terus memperhatikan keindahan kebersihan dan kenyamanan di Toraja apalagi Toraja adalah daerah Tujuan Pariwisata.


Tag
  • Toraja Utara
  •  
    div>