JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

KNPI Sulsel Minta Propam Polda Sulsel Investigasi Kematian Syamsuddin

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 23 Maret 2017 11:42
KNPI Sulsel Minta Propam Polda Sulsel Investigasi Kematian Syamsuddin

Kepolisian berusaha membubarkan unjuk rasa dari massa Koalisi Mahasiswa Pemerhati Keadilan (Kompak), di Jl AP Pettarani Makassar, Rabu (22/3). Dalam aksinya, mereka mendesak Kapolres Bulukumba bertanggungjawab atas tindakan kekerasan yang dialami Syamsuddin yang berujung pada kematian. foto: asep/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel menyoroti kasus meninggalnya warga Desa Tibona Kecamatan Bulukumpa, Syamsuddin di Mapolres Bulukumba.

Direktur LBH Pemuda KNPI Sulsel, Achmad R Hamzah, mengatakan, apa yang menimpa Syamsuddin di Mapolres Bulukumba menjadi perhatian pihaknya. Bahkan, Ia mendesak, Polda Sulsel melalui Propam untuk turun tangan dan melakukan investigasi terkait kematian Syamsuddin di Mapolres Bulukumba.

Apalagi kata dia, pihak keluarga Syamsuddin sudah meminta kepada KNPI Bulukumba untuk pendampingan secara hukum. “Terlepas dari masalah hukum yang dialamatkan ke Syamsuddin, polisi harusnya menerapkan asas Praduga tak bersalah pada Syamsuddin. Apalagi sampai menyebabkan Syamsuddin meninggal dunia saat masih berstatus tahanan,” ungkapnya diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (23/3).

Menurutnya, peristiwa yang dilakukan oleh Polres Bulukumba sudah sangat menyimpang dan menunjukkan ketidakprofesionalan polisi dalam melakukan pemeriksaan. Ia pun meragukan sikap profesionalisme Polres Bulukumba dalam mengungkap kematian Syamsuddin.

“Kapolres harus bertanggungjawab terkait kematian Syamsuddin yang seharusnya peristiwa itu tidak boleh terjadi. Harusnya polisi tidak melakukan penganiayaan saat proses penyidikan,” terang Achmad. (***)


div>